Setengah Berisi Setengah Kosong

Setengah Berisi Setengah Kosong

Lori Official Writer
      5587
Show English Version

Bilangan 13: 27

Mereka menceritakan kepadanya: “Kami sudah masuk ke negri, ke mana kau suruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya.


Bacaan Alkitab Setahun: [kitab]Mazmu117[/kitab]; [kitab]IYoha1[/kitab]; [kitab]Yehez40-41[/kitab]

Half empty and half full glass atau gelas dalam kondisi setengah berisi setengah kosong adalah ungkapan yang dikaitkan dengan pandangan seseorang terhadap satu situasi. Kasus tentang kondisi gelas setengah berisi setengah kosong ini dapat menjadi sebuah tes kecil bagaimana sikap kita dalam memandang hidup. Orang yang punya pola pikir positif atau optimis akan melihatnya sebagai gelas yang setengah berisi, sebaliknya mereka yang punya pola pikir negatif atau pesimis akan melihatnya setengah kosong.

Alkitab juga mengisahkan hal serupa dalam Bilangan 13 ketika Musa mengutus 12 orang untuk mengintai tanah Kanaan. Pengintaian mereka selama 40 hari menyimpulkan hal yang sama, yaitu bahwa tanah yang dijanjikan Tuhan memang tanah yang makmur, berlimpah susu dan madunya. Namun kemudian 10 orang lain berpendapat berbeda dengan mengatakan bahwa bangsa yang tinggal di sana adalah raksasa-raksasa yang jauh lebih kuat, menjadikan Israel hanya seperti belalang kecil sehingga menggusarkan hati bangsa Israel ([kitab]Bilan13:28[/kitab]).

Uniknya, dua orang lainnya yakni Kaleb dan Yosua berbeda pandangan. Mereka tetap teguh dalam iman bahwa Tuhan akan menyertai mereka merebut tanah perjanjian itu. Sayang, sikap optimis keduanya diabaikan oleh Musa dan bangsa Israel hingga pada akhirnya mereka harus menanggung konsekuensi berputar-putar di padang gurun selama 40 tahun sebelum akhirnya menemukan tanah Kanaan.

Saat diabaikan bukan berarti sikap optimis Kaleb dan Yosua menjadi pudar. Sebab itu merekalah yang berhak memasuki tanah Kanaan itu setelah 40 tahun mengarungi padang gurun. Iman mereka yang tetap percaya penuh pada Tuhan adalah gambaran gelas setengah berisi.  Mereka tetap mempercayai semua janji Tuhan sekalipun keadaan tampak mustahil. Sebaliknya, sikap pesimis seperti yang ditunjukkan 10 pengintai itu adalah mental orang-orang yang kalah sebelum bertanding. Hari ini mari belajar dari sikap positif Kaleb dan Yosua untuk diterapkan dalam kehidupan kita.

Iman yang teguh membentuk cara pandang yang berbeda.

Live Chat

Email

Phone / SMS
0811 9914 240
0817 0300 5566

Whatsapp
0822 1500 2424

Ikuti Kami