Yuk, Nikmati 7 Wisata Religi Bersejarah dan Unik Ini

Yuk, Nikmati 7 Wisata Religi Bersejarah dan Unik Ini

Lori Official Writer
8626
Meskipun temanya wisata, namun wisata tak melulu menyangkut tujuan utama untuk mencari ketenangan dan menikmati keindahan alam. Sebagian wisatawan juga punya tujuan untuk berwisata religi atau keagamaan ke berbagai tempat yang mengandung unsur religi di dalamnya.

Tak perlu jauh-jauh berwisata ke luar negeri, sebab di dalam negeri pun kita punya banyak peninggalan bersejarah yang dapat dinikmati oleh umat Kristen, dari tempat-tempat bersejarah hingga wisata iman yang dibangun secara khusus. Yuk, simak uraian tujuh wisata religi ini.

1. Gereja Blenduk, Semarang

Gereja yang satu ini adalah peninggalan Belanda yang dibangun pada awal 1753. Keunikannya, gereja memiliki ubin lantai warna-warni, organ piano antic karya P Farwangler dan Hummer, bangku-bangku dari kayu jati yang semakin meninggi ke belakang, dan tempat mimbar untuk khotbah. Kapasitasnya mampu menampung sebanyak 400 jemaat. Gereja ini stebruka bagi para wisatawan (Kristen atau non-Kristen) yang hendak berkunjung melihat kemegahan arsitektur peninggalan kolonial ini.

2. Gua Maria Lourdes, Kediri

Gua Maria Lourdes di Puh Sarang, Kediri adalah tempat beribadat umat Kristen Katholik yang berdiri di atas lahan seluas 13 hektar. Gua ini memiliki ragam objek yang menarik untuk dilihat, seperti terdapat patung Bunda Maria berukuran besar di depan gua, 12 pancuran air yang melambangkan 12 rasul Yesus. Air pancur ini dieprcaya pula baik bagi kesehatan dan keberuntungan.    

3 Bukit Doa Pinaling, Manado

Bukit Doa Pinaling berada kecamatan Amurang, sekitar lima kilometer dari Tumpaan, Manado. Wisata religi di wilayah ini tak kalah menariknya dengan Vatikan dan Israel, sebab dapat menikmati paskah dengan beragam acara seperti berdoa di Bukit Doa Pinangan dengan fasilitas gratis serta suasana yang teduh dan khusyuk mampu menambah arti mendalam perayaan Paskah.

4. Graha Maria Annai Velangkanni

Graha Maria Annai Velangkani adalah bangunan gereja Katolik umat India yang megah dan indah berbentuk kuil. Graha ini adalah sebuah pusat ziarah umat Kristen yang berada di Medan, Sumatera Utara. Keunikan graham ini terletak pada keaslian arsitektur Indo-Mogul dan berbentuk seperti candi dua tingkat. Lantai dasar jadi aula, lantai pertama adalah ruang ibadah dan balkon 14 jendelanya menceritakan tentang jalan Salib. Sedang lantai kedua, terdapat 20 jendela dengan tujuh tingkat menara dengan tiga kubah yang melambangkan surga tempat Allah Tri Tunggal bertahta. Graha ini berada di taman Sakura Indah, Jalan Sakura III No. 7-10, Tanjung Selamat Medan.

5 Taman Wisata Iman, Dairi

Taman wisata iman adalah salah satu icon menarik di Kabupaten Dairi. Terletak di Bukit Sitinjo, taman ini dikhususkan menjadi destinasi wisata religi yang menyediakan rumah ibadat dan beragam ornamen dari semua agama yang ada di Indonesia, yakni Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu dan Budha.  Bagi umat Kristen dapat menikmati beragam miniatur bangunan bersejarah seperti patung-patung para tokoh besar Alkitab, perjalanan pernyaliban Yesus, patung Bunda Maria, bukit doa dengan tiga salib, dan ruang kandang domba tempat kelahiran Yesus. Taman ini dibangun agar wisatawan dapat menyaksikan, menikmati dan menghargai alam ciptaan Tuhan, menumbuhkan rasa cinta pada lingkungan hidup serta sarana mempererat hubungan antarumat beragama.

6. Prasasti Salib Besar, Pulau Mansinam

Prasasti Salib terletak di Pulau Mansinam, Kota Manokwari, Papua Barat. Di bibir pantai Pulau Mansinam bisa ditemukan tempat pendaratan pertama dua misionaris asal Jerman Carl William dan Goltlob Gisller (Ottow dan Geisller). Di pulau inilah Prasasti Salib besar setinggi kurang lebih 6 meter. Di belakangnya terdapat relief gambar-gambar dan empat patung perunggu yang menghadap ke laut dan arah Salib, telah menjadi bukti sejarah kedatangan kedua missionaris ini.

Ada pula Gereja Tua Lahai Roi yang masih digunakan warga setempat sebagai rumah ibadah. Naik ke atas bukit, sekitar 1 km, terdapat patung Yesus Kristus besar setinggi 35 meter. Patung ini sekaligus menjadi simbol di mana Kitab Injil pertama kali masuk ke Tanah Papua.  

7. Larantuka, Flores

Setiap tahunnya saat Paskah, Larantuka ramai dikunjungi oleh wisawatan religi yang mengikuti prosesi Katolik Semana Santa. Semana Santa merupakan acara puncak di Jumat Agung. Pada upacara ini, patung Tuhan Yesus atau Tuan Ma dan patung perawan atau Tuan Ana akan diperlihatkan kepada umat, karena selain hari paskah kedua patung tersebut tidak diperlihatkan. Kemudian, perayaan akan dilanjutkan dengan penyalaan lilin dan prosesi keliling Larantuka.

Tak ada salahnya bukan berwisata sembari belajar tentang sejarah kekristenan. Selain menikmati keindahan peninggalan bersejarah, kita juga pasti akan beroleh pencerahan iman yang baru lewat wisata religi ini.

Sumber : Berbagai Sumber/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami