Ketika Isteri Menolak Berhubungan Seks

Ketika Isteri Menolak Berhubungan Seks

Puji Astuti Official Writer
4379

Apa yang Anda lakukan ketika isteri menolak berhubungan seks? Seorang pria berusia 26 tahun mencatat setiap pernyataan isterinya dan kemudian mengirimkan daftar penolakan itu kepada sang isteri melalui email. Karena kecewa dengan sikap suaminya itu, sang isteri mengunggah daftar itu ke sosial media Reddit.

"Kemarin pagi, ketika di taksi menuju bandara, suami saya mengirim surat elektronik ke alamat email kantor yang terhubung dengan telephone saya. Dia tidak pernah melakukan ini sebelumnya, kami selalu melakukan komunikasi secara langsung atau lewat teks. Saya membukanya, dan itu adalah cacian sarkastik yang mengatakan bahwa dia tidak akan merindukan saya selama 10 hari saya pergi. "

Selama 27 kali sang suami mengajak sang isteri berhubungan intim dalam 7 minggu yang ada di daftar itu, hanya tiga kali sang suami mendapatkan apa yang diinginkannya. Daftar penolakan yang diposting ini menjadi viral dan tersebar luas serta menuai banyak pendapat, baik yang mendukung sang isteri maupun tidak. Namun dari peristiwa ini ada hal yang penting bisa dipelajari, disini masalah utamanya bukanlah soal libido sang isteri atau sikap kekanak-kanakan sang suami, namun komunikasi yang buruk dari kedua belah pihak.

Seks menjadi tidak berarti saat komunikasi tidak terjalin dengan baik. Dalam bahasa Indonesia, seks seringkali diungkapkan dengan "hubungan intim" karena seks memang merupakan ungkapan keintiman dari suami isteri.

Keintiman bukanlah sekedar kedekatan secara jasmani, atau sentuhan tubuh saja, namun juga kedekatan secara emosi. Karenanya hubungan intim bukan hanya sekedar seks, namun juga tentang waktu untuk membangun ikatan emosi, seperti berbicara dari hati ke hati, atau sekedar berpelukan dan menikmati kehadiran satu sama lain.

Dari kisah di atas, sikap sang isteri pun terbilang tidak dewasa dengan mengungkapkan kekecewaannya ke sosial media. Saat masalah rumah tangganya menjadi konsumsi umum, secara tidak langsung ia telah membakar jembatan komunikasi dengan sang suami.

Kedewasaan bukan hanya tentang usia, namun juga tentang sikap dan respon kita terhadap orang-orang disekitar kita dan situasi yang kita hadapi. Kedewasaan dalam bersikap dan komunikasi akan mempengaruhi setiap hubungan, baik dengan sesama maupun suami isteri. Salah satunya adalah kondisi di kamar tidur atau seks. Berikut adalah tips sederhana untuk menjaga kehidupan seks Anda tetap indah :

1. Bangun rasa aman dengan pasangan

Jika Anda maupun pasangan tidak bisa mengkomunikasikan apa yang Anda inginkan saat berhubungan intim maka hal itu adalah tanda bahaya. Buatlah diri Anda dan juga pasangan Anda untuk merasa aman untuk mengungkapkan perasaaannya dan juga kebutuhannya. Keterbukaan ini akan membangun keintiman dan ikatan emosi.

2. Seks bukan hanya tentang memuaskan diri

Hubungan intim bukan hanya tentang memuaskan diri sendiri, namun tentang membuat pasangan Anda bahagia. Jadi, jangan hanya meminta atau mengungkapkan apa yang Anda inginkan, namun juga cari tahu apa yang pasangan Anda inginkan, apa yang membuatnya senang.

3. Jangan pernah jadikan seks sebagai hukuman atau hadiah

Ada mitos bahwa wanita bisa menghukum suaminya dengan menolak berhubungan intim dengannya, atau sebaliknya, menjadikan seks sebagai imbalan untuk sesuatu yang menyenangkan hatinya. Percaya atau tidak ini bisa berujung bencana.

Hal tersebut adalah tindakan manipulatif, baik pria maupun wanita tidak ingin hidupnya dikendalikan atau dihukum terutama saat berhubungan dengan seks. Selesaikan masalah Anda dengan pasangan Anda secara dewasa. Jangan sakiti perasaan suami atau isteri Anda dengan menggunakan seks sebagai senjata.

4. Milikilah rasa humor

Seks bukan hanya tentang intimasi, namun juga kesenangan. Untuk itu, jika Anda ingin kehidupan seks Anda dasyat, bangunlah rasa humor . Bisa menertawakan diri sendiri dari sudut pandang seksual, akan memberikan sebuah aspek baru dalam hubungan Anda, karena humor membuat suasana lebih rileks.


Sumber : HuffingtonPost.com | Puji Astuti

Ikuti Kami