Kalahnya Pilkada Langsung Buat Cemas Investor

Kalahnya Pilkada Langsung Buat Cemas Investor

Puji Astuti Official Writer
1570

Diputuskannya pemilihan kepala daerah melalui DPRD dalam sidang paripurna DPR RI semalam, Kamis (25/9) menimbulkan kekuatiran tersendiri di kalangan investor. RUU Pilkada yang diputuskan melalui mekanisme voting menghasilkan 226 suara memilih pilkada melalui DPRD, sedangkan 135 suara memilih pilkada langsung.

Pagi ini, Jumat (26/9) Indeks Harga Saham Gabungan mengalami tekanan dan diperkirakan akan turun pada penutupan nanti. Demikian juga dengan nilai tukar rupiah yang melemah menembus nilai Rp.12.000,-per dolar AS.

Salah satu penyebab reaksi negatif ini adalah kekuatiran tentang pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo nanti akan mengalami kendala yang cukup berarti karena para kepala daerah akan dipilih oleh DPRD yang didominasi dari Koalisi Merah Putih. Hal itu diperkirakan akan mempersulit pelaksanaan rencana-rencana yang telah dibuat oleh pemerintahan Jokowi-JK.

"Akan susah bagi Jokowi untuk menerapkan agendanya ke pemerintah daerah karena kebanyakan akan berasal dari Koalisi Merah Putih. Ini menjadi tantangan yang sangat besar," demikian pernyataan tim riset Sucorinvest yang dikutip oleh Detik.com.

Kekecewaan atas diputuskannya pilkada melalui DPRD terus disuarakan oleh berbagai kalangan. Dalam waktu dekat ini diperkirakan akan ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi terhadap UU Pilkada tersebut karena dinilai telah merampas hak konstitusional rakyat untuk memilih dan dipilih secara demokratis.

Sumber : Kontan.co.id | Detik.com |Puji Astuti

Ikuti Kami