Pemberontakan Anak terhadap Orangtua (a)

Pemberontakan Anak terhadap Orangtua (a)

Hevi Teri Official Writer
1380

Dalam hal ini kita diajarkan apa yang melatarbelakangi pemberontakan anak terhadap orangtua. Diantaranya adalah tanpa disadari orangtua menciptakan hati yang getir, pahit dalam diri anak yang akhirnya membuahkan kebencian.

Ada beberapa faktor yang terlibat mengapa anak memberontak sampai tega melakukan hal-hal kekerasan yang melebihi batas, yaitu:

  1. Anak bermasalah, anak yang bertumbuh besar dengan hati nurani yang lemah, sangat egois, mementingkan diri sendiri, menuntut agar kehendaknya dipenuhi.

  2. Orang tua tanpa disadari melakukan hal-hal yang melukai hati anak-anak dan waktu hal-hal itu bertumpuk dalam hati si anak akhirnya membuahkan kebencian dalam diri si anak kepada orang tuanya. Firman Tuhan mengingatkan kita

Kolose 3 : 21, "Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu (diterjemahkan janganlah membuat hati anakmu pahit/getir), supaya jangan tawar hatinya."

Beberapa tindakan orang tua yang dapat mengakibatkan hati anak pahit, yaitu:

  1. Anak akan merasa pahit kalau dia ditolak, jadi anak lahir ke dunia dengan suatu permintaan agar orang tua menerimanya, mereka membutuhkan penjagaan, dan uluran tangan orang tuanya. Beberapa bentuk penolakan adalah :

    1. Membandingkan anak.

    2. Penghinaan, kita kadangkala lupa bahwa anak kita punya perasaan dan dalam kemarahan kita keluarlah kata-kata yang menghina dia nah itu sangat mempunyai muatan penolakan yang besar.

  2. Orang tua tanpa merencanakan atau tidak membuat si anak merasa dia adalah bukan bagian dari keluarga itu sendiri.

  3. Tatkala disiplin diberikan, kekerasan diberikan tanpa adanya cinta kasih yang cukup. Disiplin dan cinta kasih adalah dua unsur yang sangat dipentingkan dalam pertumbuhan anak. Cinta kasih yang diberikan tanpa disiplin membuat si anak menjadi anak yang luar biasa egoisnya, kekanak-kanakan, tidak dewasa, menganggap semua orang harus tunduk kepadanya dan harus memenuhi keinginannya.

Kebalikannya disiplin yang diberikan tanpa cinta kasih membuat si anak menjadi anak yang memberontak, membenci orangtuanya.


lanjut ke hal. berikut    >>

 

by. Pdt. Dr. Paul Gunadi (TELAGA.org)

Sumber : google

Ikuti Kami