Ingin Berinvestasi? Pelajari 4 Jenis Investasi Ini

Ingin Berinvestasi? Pelajari 4 Jenis Investasi Ini

Lois Official Writer
3799

Di dalam menentukan keuangan, saat ini investasi sangat diperlukan. Permasalahannya, investasi manakah yang paling menguntungkan? Jawabannya adalah TERGANTUNG. Perlu diingat, sebuah investasi selalu ada untung ruginya, tergantung seberapa besar. Setiap investasi pun punya karakter yang berbeda-beda. Menurut Prita Hapsari Ghozie, perencana keuangan independen dan direktur ZAP Finance, jenis investasi hanya dibagi menjadi empat saja, yaitu :

Tunai

“Aset investasi dalam bentuk kas umumnya ditawarkan dalam bentuk tabungan, deposito, atau reksadana pasar uang. Potensi keuntungan yang didapat biasanya tidak lebih dari 6 persen per tahun, namun resiko investasi sangat kecil,” ujar Prita. Jika Anda cari aman, maka carilah investasi jenis tunai ini.

Pendapatan Tetap

“Umumnya ditawarkan dalam bentuk obligasi atau surat utang, dan reksadana pendapatan tetap,” ujarnya. “Kemungkinan nilai investasi Anda akan berkembang di atas 10 persen per tahun sangat minim, namun jika terjadi gejolak di pasar pun nilai investasi umumnya tidak berkurang drastis,” katanya lagi. Jika Anda butuh keamanan dengan nilai investasi yang lebih tinggi, maka Anda bisa mengambil tawaran yang satu ini.

Saham

“Saya biasanya membagi saham menjadi dua, yaitu saham perusahaan terbuka dan saham perusahaan tertutup,” ujar Prita. “Contoh saham perusahaan tertutup adalah jika Anda memiliki usaha waralaba atau usaha kecil rumahan. Untuk saham perusahaan terbuka, ada pilihan saham Blue Chips yang biasanya nilai kapitalisasi pasarnya besar, dan saham lapis kedua.” Terangnya kemudian.

Resiko investasi ini tergolong cukup tinggi, namun keuntungan yang diberikan bisa mencapai lebih dari 20 persen per tahun secara rata-rata. Pilihan yang bisa diambil yaitu bermain saham secara langsung atau lewat asuransi.

Aset Fisik

Seperti emas, batu permata, dan properti. Keuntungannya sendiri cukup bervariasi, tergantung dari bentuk investasi yang dipilih dan tentu saja investor memegang sendiri investasinya. Namun, biasanya modal yang dikeluarkan harus cukup banyak untuk bisa berinvestasi di aset fisik.

Menurut Prita, prinsip dasar investasi adalah jangan pernah menempatkan seluruh dana dalam satu jenis investasi saja. “Bentuklah suatu portfolio investasi yang terdiri dari empat kelas investasi di atas, dengan komposisi yang disesuaikan oleh profil resiko masing-masing.” Sesuaikan juga dengan budget dan kebutuhan Anda.

 

Baca juga :

Chord Lagu Milik Hillsong : Calvary

5 Makanan Untuk Kulit Sehat

3 Fase Dalam Pernikahan

4 Pola Hidup yang Datangkan Kekayaan

Charms Untuk Loom Band Ternyata Ada Racunnya

Sumber : ciputraentrepreneurship.com by lois ho/jawaban.com

Ikuti Kami