5 Cara Ampuh Redam Amarah Saat Bertengkar

5 Cara Ampuh Redam Amarah Saat Bertengkar

Lori Official Writer
6196
<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]-->

Selalu ada kerikil-kerikil kecil diantara sebuah hubungan. Dalam artian bahwa, akan selalu ada masa dimana jalinan asmara akan didera oleh pertengkaran-pertengkaran sepele atau kompleks, yang katanya sebagai proses penyesuaian karakter antara pria dan wanita.

Akibat dari pertengkaran ini biasanya dapat berujung pada perpisahan, sebaliknya dari pertengkaran bisa pula semakin mempererat hubungan. Lalu, bagaimana sepatutnya sepasang kekasih menyikapi pertengkaran yang memancing emosi? Berikut 5 cara ampuh meredam pertengkaran dengan pacar Anda.

1. Jangan saling menyalahkan

Faktanya, pertengkaran akan semakin meruncing saat Anda dengan kekasih saling menyalahkan. Daripada saling menyalahkan, cobalah lebih mengalah dan mengakui kesalahan bila Anda melakukannya. Hal ini akan sedikit menurunkan temperamen kekasih Anda. Anda tidak dapat mengatur sikap orang lain, setidaknya Anda dapat mengontrol amarah Anda.

2. Menenangkan diri selama 30 menit

Ambil jeda selama 30 menit setelah pertengkaran yang semakin memuncak. Cobalah mendinginkan hati terlebih dahulu sembari memikirkan solusi dari pertengkaran tersebut. Setelah merasa reda, lanjutkan obrolan dengan memulai cerita tentang bagaimana Anda berdua mampu menyelesaikan persoalan di masa lalu. Lalu, ajaklah dia dengan lembut menyelesaikan persoalan itu.

3. Selingi dengan humor

Menurut sebuah studi, humor dapat membantu meredakan pertengkaran dalam hubungan. Mencoba memberi ruang untuk terlihat konyol di depan pasangan bisa saja membuatnya tertawa dan melupakan pertengkaran. Filosofinya, tertawa dapat membantu menyembuhkan hubungan dan menghapus ketegangan. Jadi, bisa saja saat Anda dan si dia terjebak dalam argumen-argumen yang menegangkan, maka Anda dapat mengisi saat-saat itu dengan lelucon agar diskusi kembali renyah. Hal ini menjadi salah satu cara untuk dapat memperlakukan satu sama lain dengan baik.  

4. Mengidentifikasi kemarahan

Sebelum pertengkaran dimulai dan membuat hubungan Anda dan kekasih meruncing, maka Anda baiknya bila rasa emosi di dalam hati pantas diluapkan atau tidak. Apabila kekesalan timbul akibat karakternya yang suka telat atau ingkar janji, maka tahan sejenak emosi Anda. Akan lebih baik bila kekesalan itu dibicarakan baik-baik dengannya.

5. Ucapkan kata-kata lembut

Saat bertengkar dengan pasangan, emosi yang tak tertahan akan memicu kata-kata tajam dan kasar yang tidak memberikan solusi atas perdebatan itu. Jadi, cobalah bertengkar secara dewasa dan sehat.

Sumber : Berbagai Sumber/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami