Sering ?Lupa? Indikasikan Gangguan Mental dan Jiwa

Sering ?Lupa? Indikasikan Gangguan Mental dan Jiwa

Lori Official Writer
5198

Anda kerap lupa mengingat nama rekan kerja? Atau lupa dengan nama seseorang yang baru saja disebutkan? Jangan buru-buru menyimpulkan bahwa Anda mengalami kepikunan dini. Parahnya, kebiasaan pelupa Anda bahkan menjadi kendala terhambatnya penyelesaian tugas-tugas Anda di kantor.

 

Menurut studi, kebiasaan ‘lupa’ erat hubungannya dengan keseimbangan mental dan jiwa. Bila Anda sudah kerap mengalami kondisi ini, maka jangan biarkan hingga kondisi semakin memburuk. Pasalnya, kebiasaan pelupa ini menjadi tanda awal penyebab kepikunan, seperti diungkapkan oleh Dr. Tuti Suwirno Zacharia, Sp.S dari RS Premier Bintaro.

 

Agar terhindar dari kebiasaan ‘lupa’ ini, ada baiknya melakukan beberapa langkah ini untuk meningkatkan daya pikir dan kesehatan jiwa Anda.

 

# Sering-sering bersosialisasi

 

 Salah satu penyebab ‘lupa’ adalah stres atau kondisi pikiran yang terganggu. Dengan melakukan beragam sosialisasi dengan orang lain baik lewat minat dan hobi secara teratur, dapat membantu Anda merilekskan kembali pikiran Anda. Anda dapat mengaktifkan diri dalam komunitas tertentu yang sesuai dengan minat Anda.

 

# Menjaga pola makan yang sehat

 

 Makanan adalah salah satu sumber nutrisi bagi otak. Sehingga pola makan yang sehat berpengaruh kuat terhadap ketajaman dan kekuatan pikiran. Cobalah mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung sayuran berwarna, buah-buahan dan biji-bijian. Mengkonsumsi air putih sebagai sumber oksigen bagi otak sesuai dengan takarannya setiap hari untuk memperlancar kerja otak.

 

# Fokuskan otak

 

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa multitasking menjadi kendala besar bagi otak dalam fokus bekerja. Sehingga sangat disarankan agar dapat fokus mengerjakan satu pekerjaan saja sehingga membantu Anda memperkuat daya ingat.

 

# Olahraga teratur

 

Olahraga teratur adalah cara sederhana merelaksasikan kembali otak, memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh hingga otak. Jalan-jalan pagi atau sore atau berenang secara teratur setiap minggunya ampuh memperlancar kemampuan bekerja otak Anda.

 

# Bermain game   

 

Saat otak terasa penuh dan mumet, cobalah mengalihkan sejenak waktu untuk bermain game. Para ahli menyatakan bahwa pilihan permainan seperti sudoku dan puzzle silang dapat meningkatkan kemampuan mengingat dan menghambat penurunan kemampuan kognitif. Menurut Dr Marcel Danesi, penulis buku Extreme Brain Workout, bermain game yang memacu kerja otak mengundang otak memberi rangsangan pada semua area otak, termasuk daya ingat.

 

Nah, setelah menyadari bahwa kebiasaan pelupa Anda erat hubungannya dengan kondisi mental dan jiwa, maka cobalah menerapkan beberapa langkah praktis di atas untuk mengembalikan daya ingat Anda pada kondisi normal.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

ISIS Targetkan Paus Fransiskus?

 

Ketum PGI: Pemimpin Baru PGI Harus Paham Sejarah Gereja

 

Ini Rencana Perombakan PNS DKI Oleh Jokowi-Ahok

 

Dipinang Jadi Wakil Ahok, Ini Jawaban Dian Sastro

Pdt. AA Yewangoe: Tugas Menteri Agama Urus Relasi Lintas Iman

Sumber : Berbagai Sumber/jawaban.com/ls

Ikuti Kami