Empat Kisah Inspiratif Perempuan Penderita Kanker

Empat Kisah Inspiratif Perempuan Penderita Kanker

Lori Official Writer
8725

Menerima kenyataan bahwa divonis menderita kanker mungkin menjadi masa-masa yang sangat berat bagi seseorang. Namun bukan berarti para penderita kanker akhirnya putus asa dan menyerah menjalani sisa hidup mereka.

 

Keempat wanita ini membuktikan bahwa divonis mengalami kanker bukan akhir dari kehidupan mereka. Meski harus merasakan dan menjalani masa-masa sakit yang menyiksa, namun keempat penderita kanker ini tetap tersenyum dan bersemangat menjalani sisa hari yang dianggap sebagai kesempatan bagi mereka untuk menjalani hidup sepenuh-penuhnya.

 

Simak kisah inspiratif mereka seperti diuraikan di bawah ini.

 

1. Talia Castello

 

Talia Castello, gadis cilik berusia 13 tahun ini divonis mengidap penyakit kanker neuroblastoma dan leukemia sejak di usia 7 tahun. Namun berkat semangat dan harapannya, Talia mampu menjalani beberapa tahun hidupnya dengan menaburkan semangat dan inspirasi  kepada dunia.

 

Ia menjadi sangat dekat dengan banyak orang sejak ia mulai rajin membagikan tutorial merias wajah di Youtube. Dari situ namanya mulai santer terdengar. Talia tak pernah menyesali atau marah kepada Tuhan atas kanker yang dideritanya, justru dengan itu ia menunjukkan bahwa segala yang dialaminya harus dijalani dengan semangat. Berkat semangat itu pula melambungkan namanya hingga membawanya bertemu dengan sang idola Ellen Degeneres di acara ‘The Ellen Show’.

 

2. Sophie Van Der Stap  

 

Seorang perempuan muda berusia 21 tahun, Sophie Van Der Stap divonis mengalami kanker paru-paru stadium IV. Hal itu memaksanya harus memiliki kepala botak selama menjalani kemoterapi. Untuk membangkitkan kembali rasa percaya dirinya, Sophie menggunakan wig setiap kali beraktivitas. Ia memiliki 9 koleksi wig yang masing-masing sebagai kepribadian yang mampu memberinya kekuatan untuk melawan penyakitnya. Kondisinya yang sekarat tak menghentikannya untuk tampil stylish dan menikmati sisa hidupnya.   

 

3. Madeleine Telfer

 

Mujizat dialami oleh seorang Madeleine Telfer, wanita berusia 21 tahun yang divonis kanker dua kali. Ditengah penyakit ganas itu, wanita asal Skotlandia ini masih tetap berharap ingin memiliki keturunan, kendati hal itu akan tampak mustahil.

 

Sejak tahun 2008 mengalami kanker, Telfer telah menjalani penyembuhan lewat kemoterapi tanpa menyerah. Dengan hati yang penuh kepasrahan kepada Tuhan, Telfer terus berharap akan sembuh dan hidup bahagia dengan melahirkan anak. Hal itu pun terjadi, setelah sembuh secara perlahan, tiga bulan kemudian ia pun mengandung. Siapa yang mengira penderita kanker sembuh total dan mampu menjalani kebahagiaan dengan keluarga kecilnya seperti Telfer?

 

4. Charlotte Newman

 

Charlotte Newman tak pernah mengira bahwa dirinya mampu melawan kanker tulang yang menggerayangi tubuhnya. Ia memutuskan bergabung bersama grup Teenage Cancer Trust (TCT) yang semakin menguatkannya mengadapi kenyataan pahit itu. Charlotte menjadi lebih optimis dan berpikiran positif. Semangat adalah bagian yang masih tetap ada di dirinya sepanjang menjalani proses pemulihan. Ia bahkan menjadi bagian dari penderita kanker yang gencar memberi dukungan kepada para penyandang kanker agar tetap semangat, tidak takut dan diliputi kesedihan.

 

Tak mudah menghadapi kenyataan saat kita divonis penyakit yang merenggut masa-masa kita menjalani hidup dengan kebahagiaan. Tak mudah menumbuhkan semangat dalam diri saat kenyataan memperhadapkan kita pada sisa hidup yang hanya tinggal bilangan hari, bulan atau tahun. Namun, dengan berserah kepada Tuhan serta tak henti-henti berharap akan memberi kita mujizat luar biasa.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

5 Jenis Seafood yang Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

 

Para Pria, Miliki Hal Ini Jika Ingin Bahagiakan Hati Wanita

 

Ketum PGI: Pemimpin Baru PGI Harus Paham Sejarah Gereja

 

4 Manfaat Kopi Bagi Suasana Hati yang Kerap Diabaikan

 

Penelitian: Orang Narsis Ternyata Rendah Diri

Sumber : Berbagai Sumebr/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami