Dampak Media Bagi Karakter Anak-2

Pelayanan Anak / 23 August 2014

Kalangan Sendiri

Dampak Media Bagi Karakter Anak-2

Hevi Teri Official Writer
1557

 

Marilah kita renungkan sejenak, begitu banyak anak setelah menonton film Cinderella mengira bahwa seorang anak dimungkinkan bisa berkomunikasi dengan peri yang entah berdomisili dimana?

20 tahun kemudian cerita sejenis ini yang mungkin sempat memengaruhi anak di era 80-an, ketika ia menjadi penulis skenario, ia mengangkat cerita dengan judul "Caruita de Angel" yang memungkinkan seorang anak bernama Dulce Maria dapat berbicara dengan ibunya yang telah meninggal, padahal Tuhan Yesus sudah memberitahu melalui perumpamaan orang kaya dan Lazarus di Lukas 16, tak mungkin bisa berkomunikasi antar surga dan dunia nyata.

II . Media Cetak (Buku-buku komik, novel dan lain-lain)

Begitu pula dengan media cetak yang suka dibaca oleh anak-anak kita, jika kita sebagai orang tua enggan untuk menyeleksi akan buku-buku apa saja yang mereka baca, dengan terbatasnya pemahaman anak akan menyebabkan kesalahmengertian anak terhadap isi media cetak yang mereka baca, karena dampak dari buku-buku yang terbit akhir-akhir ini bertujuan hendak memengaruhi anak-anak yang belum waktunya membaca buku-buku dengan pemikiran atau falsafah orang dewasa; juga indoktrinasi ajaran tertentu yang dapat di salah mengerti oleh anak, sehingga berakibat memotivasi anak menolak karunia keselamatan yang akan Kristus anugerahkan pada anak-anak. Sebagai contoh : buku yang mengkisahkan petualangan Harry Potter yang telah memengaruhi banyak anak yang membaca buku tersebut.

III. Dampak Musik Dunia Bagi Karakter Anak.

Paul Palmer dalam artikelnya menyimpulkan bahwa musik mampu memberikan ketenangan dan semangat. Musik dapat menjadikan kita halus atau menjadikan kita kasar. Musik mengandung falsafah tapi bisa juga suatu falsafah yang sembrono dan merusak. Musik dapat menjadi berkat yang melimpah atau menjadi suatu pencetus pemberontakan dan tingkah laku penuh dosa, namun seringkali orang tua tidak waspada dalam hal ini sehingga menyebabkan anak-anak terjerumus dan terkena pengaruh musik-musik yang tidak bertanggungjawab.

 

Bersambung ...

by. Yusak Timothy, M.Th. (TELAGA.org)

Sumber : google
Halaman :
1

Ikuti Kami