Kobarkan Kembali Cinta yang Memudar pada Anak

Pelayanan Anak / 21 August 2014

Kalangan Sendiri

Kobarkan Kembali Cinta yang Memudar pada Anak

Hevi Teri Official Writer
1186

 

Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan oleh para orang tua, janganlah mengutamakan yang sekunder dan mengsekunderkan yang utama, jika kita amati kehidupan sehari-hari, banyak orang tua yang mengutamakan karier dan usaha serta men-sekunder-kan keluarga, sehingga ketika ada masalah dengan anak-anak yang sudah menjadi remaja seperti terkena narkoba dan karena tawuran di jalan hingga orang tua dipanggil polisi dan lain sebagainya, mungkin saat itulah orang tua baru menyadari akan kesalahan dan belum tentu segera diperbaiki oleh orang tua tersebut.

Lembaga Penelitian Sosial di Universitas Michigan menemukan bahwa ibu-ibu yang bekerja menghabiskan"waktu berharga" dengan anak-anak mereka (membacakan buku, bercakap-cakap dan bermain ) kira-kira 11 menit pada hari kerja dan ½ jam pada akhir pekan. Menurut David Myers dalam "The Pursuit of Happiness", mungkin ini adalah salah satu alasan mengapa bertambahnya kekayaan materi tidak membuat bangsa Amerika semakin bahagia. Ia mendapatkan bahwa hubungan yang akrab dan penuh kasih membuat orang lebih bahagia daripada sekadar keberhasilan Ikatan emosional yang sejati di dalam keluarga ditandai oleh interaksi pribadi yang kaya, dukungan serta dorongan terhadap satu sama lain, dan ini tidak dapat dibeli dengan prestasi professional.(Quentin J. Schultze ,1996)2

Kata di atas mungkin bermakna : setelah kami memiliki segalanya, maka kami akan beli Attachment dengan prestasi professional atau dengan kata lain memberikan Attachment dengan berbagai fasilitas seperti yang dilakukan Ibunya Tao Ming Tse dalam film "The Meteor Garden", Attachment bukanlah memberikan segala hal yang belum tentu anak butuhkan, sebagai orang tua perlu menyadari bahwa yang dibutuhkan anak adalah Attachment sebagai hubungan emosi yang terdapat di antara orang tua dan anak. Dan merupakan suatu bentuk kelekatan emosional yang terdapat di antara anak dan orang tua, dan kita tak dapat memperolehnya dengan bersikeras, bukankah Tuhan berjanji akan memelihara kita, asal kita lakukan "ORA ET LABORA", dan bahkan Ia berpesan dalam Matius 6:33, "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu". Bukankah Tuhan pelihara umat Israel 40 tahun di padang gurun, pakaian dan kasut mereka tidak menjadi rusak ! (Ulangan 29:5).

Sebagai penutup tulisan ini, saya akan sertakan survei dari skripsi putri saya, Naomi, (dalam tulisan), bahwa anak yang memperoleh Attachment dari kedua orang tuanya dikaitkan dengan sex pranikah, dari 267 anak remaja hanya 5 orang (1,9%) saja yang pernah melakukan hubungan seksual pranikah, selebihnya 262 anak remaja (98,1%) belum pernah melakukan hubungan seksual pranikah.

Dapat disimpulkan bahwa anak membutuhkan Attachment dan Kobaran Cinta dari kedua orang tuanya, untuk dapat menjadikan anak tidak bermasalah di kemudian hari, AMIN.

 

Yusak Timothy, M.Th.  (TELAGA.org)

Sumber : google
Halaman :
1

Ikuti Kami