Nyanyian Rohani untuk Mengajar(FUNGSI NYANYIAN/MUSIK DALAM SM)

Nyanyian Rohani untuk Mengajar(FUNGSI NYANYIAN/MUSIK DALAM SM)

Hevi Teri Official Writer
1647

Peranan nyanyian rohani dalam mengajar ada berbagai macam :

1. Menekankan makna pelajaran dengan partisipasi anak-anak.

2. Menolong anak didik mengingat ajaran yang baru disampaikan.

3. Membuat kebenaran itu meresap ke dalam hati dan pikiran mereka, karena lagu yang mereka sukai akan mereka nyanyikan berulang- ulang dengan kemauan mereka sendiri.

4. Beribadah memuji Tuhan, atau berdoa.

 

Fungsi nyanyian rohani di SM lain daripada di sekolah umum. Sesuai dengan cara menyampaikan pelajaran di sekolah umum, waktu yang disediakan seluruhnya dipakai untuk menyampaikan pelajaran, sedangkan di SM, di samping pelajaran yang disampaikan dari Alkitab, disediakan waktu khusus untuk bernyanyi dan mengadakan ibadah dalam bentuk kebaktian.

Tadi disebutkan bahwa memakai nyanyian rohani hanya supaya anak-anak menjadi tenang sebelum guru mulai bercerita adalah kurang tepat. Tetapi seandainya ada nyanyian yang dikenal dan disukai oleh anak- anak, yang kata-katanya cocok dengan inti pelajaran, maka nyanyian itu baik sekali dinyanyikan pada permulaan jam pelajaran tersebut. Nyanyian seperti itu menjadi alat yang sangat bermanfaat untuk membimbing pikiran anak-anak didik ke arah inti pelajaran.

Sebaliknya, nyanyian yang kata-katanya tidak tepat akan mengganggu karena tidak menolong mencapai tujuan pelajaran. Demikian juga belajar nyanyian yang belum dikenal pada permulaan jam pelajaran, walaupun kata-katanya cocok, akan memakan waktu terlalu banyak. Umumnya nyanyian rohani akan lebih berarti bagi anak didik bila dinyanyikan dan dihubungkan dengan inti pelajaran sesudah mereka mendengarkan dan memikirkan ceritanya.

Dalam PAK (Pendidikan Agama Kristen) di sekolah umum (SD) tidak perlu bernyanyi setiap jam pelajaran; terutama apabila tidak ada nyanyian yang cocok, dan ada kalanya kegiatan yang lain lebih berguna untuk menekankan ajaran tertentu.

Nyanyian rohani sangat menolong untuk menyajikan ajaran yang sukar diterangkan dengan kata-kata. Umpamanya, perkataan Tuhan Yesus bahwa Ia adalah "kebangkitan dan hidup" atau pelajaran tentang Roh Kudus. Arti dari ajaran yang sukar diterangkan secara mendalam sering dapat ditanamkan melalui nyanyian. Sebab setelah anak-anak berulang kali menyanyikan nyanyian yang berisi kebenaran mengenai kata-kata Tuhan Yesus tadi, umumnya, kebenaran itu akan meresap ke dalam hati mereka. Sehingga pada saat mereka menghadapi pengalaman yang memerlukan kebenaran itu, kata-kata yang tersimpan di dalam hati mereka melalui nyanyian tersebut akan teringat kembali dan menolong mereka.

 

Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen(PEPAK)

      Sumber : google

      Ikuti Kami