Nyanyian Rohani untuk Mengajar(FUNGSI NYANYIAN/MUSIK DALAM SM)

Nyanyian Rohani untuk Mengajar(FUNGSI NYANYIAN/MUSIK DALAM SM)

Hevi Teri Official Writer
1445

 

Salah satu kreasi mengajar yang paling biasa dipakai dalam Sekolah Minggu adalah dengan nyanyian/musik. Anak-anak senang menyanyi, dan dengan bernyanyi tiap anak sekaligus dapat mengambil peranan aktif. Jarang ada seorang anak yang tidak suka menyanyikan nyanyian yang cocok bagi umurnya.

Mereka sering pulang ke rumah dan menyanyikan nyanyian-nyanyian yang mereka kenal. Akibatnya: Kata-kata makin meresap ke dalam hati penyanyi-penyanyi kecil itu, sehingga menjadi bagian yang tetap dari hidup kepercayaan mereka -- setiap saat mereka akan memerlukannya kelak. Dan di samping itu, oleh karena sering mendengar, seluruh masyarakat sekelilingnya juga akan mengenal nyanyian-nyanyian itu!

Seorang guru Kristen pernah berkata, "Saya selalu mulai mengajar dengan bernyanyi supaya anak-anak menjadi tenang sebelum saya mulai bercerita." Itu memang benar -- anak didik menjadi tenang kalau menyanyi, tetapi belum tentu sikap guru itu dapat dibenarkan.

Mengaktifkan anak didik adalah benar, tetapi kebiasaan memakai nyanyian rohani hanya untuk membuat mereka tenang sebelum mendengarkan cerita tidak dapat dibenarkan. Justru karena mereka belajar jauh lebih banyak dari apa yang dilakukannya daripada yang didengarnya, alat sepenting ini dalam rangka pengajaran seharusnya dipakai dengan tujuan yang tinggi dan tepat. Pilihlah lagu yang sesuai dengan pelajaran. Nyanyian rohani adalah alat mengajar yang sangat penting dan harus dipakai untuk menolong guru menyampaikan ajaran yang diinginkan.

Musik mempunyai pengaruh yang cukup besar atas setiap manusia. Sebuah nyanyian dapat menimbulkan rasa sedih, rasa tenang, rasa gembira, dan lain-lain sesuai dengan lagu dan iramanya. Nyanyian yang kata-katanya cocok dengan perasaan yang ditimbulkan, sangat mengesankan dan meresap ke dalam hati orang yang menyanyikannya.

Tetapi umumnya nyanyian bukan merupakan pokok pelajaran yang akan kita sampaikan, melainkan alat penerapan -- suatu kesempatan bagi para anak didik untuk berpartisipasi dalam pelajaran itu. Aktivitas seperti ini mempunyai tujuan tertentu, yakni menolong mereka supaya dengan melakukan sesuatu, mereka lebih dapat mengerti ajaran yang disampaikan sehingga dapat menerapkannya dalam hidupnya sehari-hari.

 

 

Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen(PEPAK)   >>>>

Sumber : google

Ikuti Kami