Studi Menunjukkan Bahwa Kecerdasan Dapat Menular

Studi Menunjukkan Bahwa Kecerdasan Dapat Menular

Theresia Karo Karo Official Writer
3969

Selain giat belajar, bila ingin pintar ternyata terdapat jalan lain. Salah satunya adalah  dipengaruhi dengan pergaulan anda di masyarakat. Hal ini telah dibuktikan lewat penelitian di New York yang dimuat dalam jurnal PLos ONE. Studi ini menunjukkan bahwa prestasi akademis dapat menular secara sosial dan bergerak melalui lingkaran pertemanan.

Penulisnya adalah Hiroko Sayama, peneliti sistem di State University New York di Binghamton. Dia menyatakan bahwa, “semakin pintar teman Anda saat ini, semakin lebar kesempatan bagi Anda untuk menjadi lebih pintar pula di waktu yang akan datang.” Hasil penemuan studi ini menghasilkan, bahwa anak yang berada di lingkungan teman-teman yang lebih pintar dengan nilai yang lebih baik akan mendapatkan nilai yang lebih baik pula di tahun depannya.

Penemuan sebelumnya menerangkan, bahwa obesitas dapat menular secara sosial dan kondisi emosional juga dapat menyebar lewat jaringan sosial. Berdasarkan ini, untuk melhat kecenderungan yang sama dalam kinerja akademik, para peneliti melibatkan 160 murid Sekolah Menengah Atas (SMA). Survei dilakukan dengan cara mendata informasi mengenai sahabat, teman baik, kenalan, dan relasinya. Selain itu para peneliti juga mengumpulkan informasi yang menyangkut peringkat kelas dari tingkat pertama hingga tingkat akhir.

Hasil yang ditemukan adalah, pada umumnya siswa yang berteman dengan siswa yang memiliki nilai lebih tinggi daripadanya terbukti mengalami kenaikan nilai pada tingkat akhir sekolah. Pengaruhnya ternyata cukup besar. Sebelumnya, siswa yang berada di peringkat ke-100 dan berteman dengan siswa peringkat ke-50, maka prestasinya akan meningkat, rata-rata 10 hingga 15 peringkat.

Hal ini ternyata mempengaruhi perilaku individu saat berteman dengan orang yang lebih pintar. Selain mempengaruhi kebiasaan belajar, rekan ternyata dapat memberikan tekanan. Situasi saat di mana rekan anda berjuang untuk menghadapi ujian, maka anda kemudian berpikir “saya harus bekerja lebih keras untuk dapat bersaing dengan teman-teman saya.”

Meskipun begitu, jangan membatasi pertemanan hanya dengan orang pintar. Faktor paling utama yang menentukan prestasi yang paling utama berasal dari motivasi dan tekad individu tersebut.

 


 


Sumber : Kompas/Utakatikotak.com by tk

Ikuti Kami