Kebutuhan Dan Perkembangan Anak

Kebutuhan Dan Perkembangan Anak

Hevi Teri Official Writer
779

Hurlock memberikan empat unsur yang harus ada dalam disiplin, yaitu:


Peraturan
Unsur ini penting sekali sebagai pedoman perilaku yang harus diketahui anak terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk membekali anak dengan pedoman perilaku yang disetujui dalam situasi tertentu. Peraturan ini harus diberikan sejelas-jelasnya untuk menghindari kebingungan pemberian hukuman atas sesuatu yang tidak dimengerti atau tidak jelas oleh anak.

Hukuman
Unsur kedua dari disiplin adalah hukuman. Disiplin seringkali disalah mengerti identik dengan hukuman saja. Mendisiplin anak berarti menghukum. Padahal hukuman adalah salah satu unsur disiplin yang berfungsi antara lain: pertama, menghalangi pengulangan tindakan yang tidak diingini oleh masyarakat. Kedua, fungsi hukuman adalah mendidik, artinya mengajar anak membedakan besar kecilnya kesalahan, dengan menyesuaikan beratnya hukuman dalam setiap kesalahan. Ketiga, memberi motivasi yang membekali anak dengan pengetahuan tentang sebab akibat tindakan yang salah, sehingga anak termotivasi menghindari kesalahan tersebut.

Penghargaan
Unsur ketiga dari disiplin adalah penghargaan. Penghargaan berarti setiap bentuk penghargaan untuk suatu hasil yang baik. Penghargaan ini tidak perlu selalu berbentuk materi, tetapi dapat berupa kata-kata pujian, senyuman, pelukan atau tepukan dipunggung.Selainpenghargaan berfungsi untuk mendidik dan memberikan motivasi anak untuk melakukan yang baik, juga akan memperkuat perilaku yang telah ditetapkan atau disetujui oleh masyarakat.

Konsistensi
Unsur keempat dari disiplin adalah konsistensi. Seorang anak tidak dapat bertumbuh dengan sehat jikalau berada dalam kebingungan ditengah orang tuanya sendiri. Karena kenyataannya, anak seringkali mencoba kegigihan orangtuanya untuk tetap konsisten pada peraturan.
Dengan demikian anak membutuhkan hukum yang sama dan konsekuensi akibatnya secara konsisten. Peraturan bukan sebagai ketetapan, atau tidak adanya perubahan, tetapi tingkat keseragaman atau stabilitas. Konsistensi ini harus menjadi ciri dari semua aspek disiplin yang telah disebutkan diatas.
Konsistensi mempunyai fungsi yang penting, yaitu: pertama, mempunyai nilai didik yang besar, karena memacu proses belajar. Kedua, mempunyai nilai motivasi yang kuat, karena bila hukuman dan penghargaan konsisten, anak terdorong untuk terus melakukan tindakan yang mendapat penghargaan. Ketiga, mempertinggi penghargaan anak terhadap peraturan dan orang yang berkuasa, dalam hal ini dapat orang tua, guru, atau siapa saja yang memberi peraturan.
Di dalam mendisiplin anak, Dobson memberikan bagian yang sangat penting diatas semua unsur diatas, yaitu biarlah kasih yang membimbing tindakan anda. Dengan demikian hubungan yang terjalin dalam proses disiplin diwarnai dengan cinta kasih yang tulus, sekalipun sangat mungkin setiap orang tua melakukan kesalahan-kesalahan dalam mendisiplin anak.

selesai

by. Ev.Ayny L Susanto, STh                                  

Sumber : google
Halaman :
1

Ikuti Kami