Harus Dihargai Jika Lembaga-lembaga Survei Punya Hasil Berbeda

Nasional / 9 July 2014

Kalangan Sendiri

Harus Dihargai Jika Lembaga-lembaga Survei Punya Hasil Berbeda

Yenny Kartika Official Writer
4315

Belum lagi hasil penghitungan cepat (quick count) selesai, ketegangan sudah menyeruak pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Bagaimana tidak? Pasalnya kedua kubu capres-cawapres nomor urut 1 dan 2 sudah mengklaim kemenangan masing-masing.

Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai capres-cawapres nomor urut 2 diunggulkan dalam survei sejumlah lembaga antara lain Populi Center, Indikator Politik Indonesia, Kompas Media Nusantara, RRI, Lingkaran Survei Indonsia, CSIS-Cyrus, dan Saiful Mujani Research and Consulting.

Euforia terasa jelas menyambut kemenangan Jokowi-JK sebagai pemimpin Indonesia ketujuh. Sejumlah relawan bahkan melakukan aksi cukur rambut sampai plontos sebagai wujud syukur kemenangan calon yang didukung mereka.

Namun, suasana berbeda terjadi di kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, pasangan nomor urut 2. Melalui survei yang ditayangkan di stasiun TV One dan RCTI terlihat pasangan Prabowo-Hatta yang justru unggul atas Jokowi-JK.

Menyikapi perbedaan signifikan ini, Kompas Media Nusantara, selaku lembaga survei yang independen dan kredibel menilai hasil survei internal kubu Prabowo-Hatta tidak boleh diragukan.

“Kita perlu menghargai quick count yang dilakukan lembaga survei lain selain yang diselenggarakan Kompas,” kata Agung, perwakilan dari lembaga survei Kompas, Rabu (9/7).

Menurut Agung, perbedaan hasil survei yang bahkan berbanding terbalik antara perolehan suara calon nomor urut 1 dan 2 menunjukkan ada permasalahan dalam lembaga survei terkait.

“Sekarang ada quick count di kubu Prabowo-Hatta yang berbeda dengan survei Kompas dan lain sebagainya. Saya kira masalahnya bukan di Prabowo atau Hatta tetapi di lembaga survei tersebut. Kalau perlu, diadu metodologinya seperti apa, metode sampelnya seperti apa,” tambahnya.

Dalam quick count yang ditayangkan di RCTI maupun TV One, hingga pukul 22.00 WIB perolehan suara yang masuk adalah sebagai berikut:

Versi LSN

Prabowo-Hatta: 50,68%

Jokowi-JK: 49,32%

 

Versi IRC

Prabowo-Hatta: 51,11%

Jokowi-JK: 48,89%

 

Versi Puskaptis

Prabowo-Hatta: 52,06%

Jokowi-JK: 47,94%

 

Versi JSI

Prabowo-Hatta: 50,26%

Jokowi-JK: 49,74%

 

Sementara hasil quick count litbang Kompas setelah 100 persen sampel data masuk menunjukkan:

Prabowo-Hatta: 47,66%

Jokowi-JK: 52,34%

 

Terlepas dari apapun hasil quick count, masyarakat Indonesia perlu menantikan hasil rekapitulasi atau real count yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Sumber : berbagai sumber/Jawaban.com/yk
Halaman :
1

Ikuti Kami