Warga AS Lebih Percaya Penciptaan Dari Pada Darwinisme

Warga AS Lebih Percaya Penciptaan Dari Pada Darwinisme

daniel.tanamal Official Writer
3254

Ternyata mayoritas warga Amerika Serikat lebih percaya manusia diciptakan Tuhan ketimbang meyakini teori Darwin tentang evolusi, seperti dikatakan Alkitab. Hal itu terkemuka dalam survei yang diadakan oleh lembaga Gallup pada Mei lalu.

Menurut Teori Darwin menyebutkan manusia berevolusi dari makhluk primitif tanpa ada campur tangan Tuhan. Survei Gallup itu menanyakan kepada 1.028 responden melalui pertanyaan berikut ini:

Pernyataan manakah yang lebih dekat dengan pandangan Anda tentang perkembangan manusia?

1. Manusia berkembang lebih dari jutaan tahun dari bentuk paling sederhana ke bentuk paling rumit, tapi Tuhan membantu proses ini.

2. Manusia berkembang lebih dari jutaan tahun dari bentuk paling sederhana ke bentuk paling rumit, tapi Tuhan tidak campur tangan dalam proses ini.

3. Tuhan menciptakan manusia seperti adanya sekarang pada suatu masa 10 ribu tahun lalu.

Surat kabar Russia Today melaporkan Rabu (4/6), hasil dari pertanyaan itu ada 42 persen responden meyakini Tuhan menciptakan manusia dalam bentuk seperti sekarang ini pada suatu masa 10 ribu tahun lalu. Sebanyak 31 persen memilih jawaban kedua dan 19 persen lagi percaya kepada teori ilmuwan Inggris Charles Darwin tentang evolusi.

Survei itu juga menunjukkan sekitar 69 persen warga yang rajin ke gereja setiap Minggu meyakini Tuhan menciptakan manusia dalam bentuk seperti sekarang, Hanya satu dari seratus orang yang rajin ke gereja mengatakan percaya dengan teori Darwin.

Menariknya, survei itu memperlihatkan warga Amerika yang meyakini penjelasan sekuler tentang penciptaan manusia bertambah dua kali lipat sejak 1999. Gallup juga menyatakan mereka yang meyakini pandangan agama seperti di Alkitab cenderung punya tingkat pendidikan lebih rendah.

 

 


Sumber : Merdeka.com

Ikuti Kami