Kisah Pertobatan Wanita Titisan Nyi Roro Kidul

Kisah Pertobatan Wanita Titisan Nyi Roro Kidul

daniel.tanamal Official Writer
24350

Febrytha Claudya mengalami kejadian aneh didalam hidupnya. Dirinya didatangi oleh ular dan sesosok wanita berselendang. Bahkan oleh kakak dari sang pembantu, Febrytha diberi tahu bahwa dirinya adalah titisan Nyi Roro Kidul.

Keanehan pun terjadi, saat dirinya bercermin seketika Febrytha melihat itu bukan dirinya melainkan seorang perempuan bermahkota dan bertaring. Bahkan Febrytha mempunyai perasaan ingin mengunyah bayi.

Menurut kakak sang pembantu, dirinya harus memakan kembang. Febry pun memakan kembang-kembang tersebut dengan lahap. “Saya belum pernah makan seenak ini.” Febry melakukan ritual lima kali sehari untuk mengisi ilmu hitamnya yang dapat menyembuhkan orang.

Untuk menguji ilmunya, Febry harus mencari seorang yang sakit parah untuk disembuhkan. Kebetulan teman dari sang suami mempunyai ayah yang sakit tidak bisa berjalan di luar kota. Febry pun kemudian melakukan penyembuhan jarak jauh. Hanya selang beberapa jam, sakit dari orang tersebut sembuh seketika. Hal ini membuat Febry menjadi sombong.

Keanehan terus terjadi ketika kakak sang pembantu yang berada di luar kota menginginkannya untuk menikah dengan dirinya. Febry pun mengancam sang suami bahwa jika dirinya tidak diijinkan menikah kembali maka nyawa sang anak dapat melayang. Pernikahan itupun akhirnya terjadi. Febry pun melakukan berbagai ritual penyembuhan, dimana banyak orang akhirnya tunduk dan takut pada dirinya.

Namun, anak dan suami Febry tetap teguh untuk mendoakannya. Sang anak terus mendoakan suami Febry yang hancur hati, untuk menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan Yesus dan percaya bahwa Febry akan kembali lagi untuk berkumpul bersama mereka. Dan doa itupun didengar oleh Tuhan. Febry kembali pulang ke rumah. Disaat itu juga sang anak mendoakan kesembuhan untuk Febry. Dan Febry mendapat jamahan Tuhan yang luar biasa hingga dirinya bertobat.

Febry pun dilepaskan dari kuasa-kuasa jahat oleh seorang hamba Tuhan. Dan dalam kesembuhannya, Febry memberikan diri untuk melayani Tuhan. “Tuhan itu bukan Tuhan yang jauh. Dia nyata, kasihnya, pandangannya, perhatiannya, kasih sayangnya tidak pernah lepas dari hidup saya,” tutupnya.

 

Sumber Kesaksian:Febrytha Claudya


Baca Juga Artikel Lainnya:

Ia Lebih Berharga Dari Pada Permata.

My Life My Story : Kisah Nyata Yang Mengubah Negeri Myanmar

Aku Jual VCD Porno dan Wanita Untuk Bantu Ibu

Visi Misi Prabowo-Hatta: Kerja Nyata Bukan Pencitraan





 

 

Sumber : V140519192156

Ikuti Kami