Dasar Alkitab Untuk Mendidik Anak

Pelayanan Anak / 1 May 2014

Kalangan Sendiri

Dasar Alkitab Untuk Mendidik Anak

Hevi Teri Official Writer
815

1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; 2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. 3 Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. 4 Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN. 5 Dari belakang dan dari depan Engkau mengurung aku, dan Engkau menaruh tangan-Mu ke atasku. 6 Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu, terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya.

Konsep pengetahuan anak kita hanya berupa akal sehat, tetapi mempunyai akar dalam pemeliharaan Bapa surgawi kita. Didalam Mazmur 139:1-6 Daud menemukan keamanan dan kenyamanan besar dalam pengetahuan bahwa kemaha hadiran Tuhan adalah relational, bahwa Tuhan tidak hanya mengetahui tentang dia, tetapi bahwa Ia mengenal dia dengan intim dan mengetahui semua detil dari hidupnya sebagai Seorang yang mengawasi dia, bahkan seperti Orang yang menaruh Tangannya di sekitar hidup David's ( vs 5). Membaca ini, aku jadi berpikir tentang iklan Allstate , Kamu ditangan ahlinya dengan Allstate. Sebagai jawaban atas kebenaran ini, David berseru, . pengetahuan seperti itu terlalu bagus untuk aku; terlalu tinggi, aku tidak bisa mencapainya ( NIV).

Kenyataan Tuhan terlibat dalam hidup umatnya, Anak-anak rohaninya ( Heb. 12:5-7), adalah di luar pengertian Daud. meski demikian, kebenaran ini memikatnya dan memberi dia kenyamanan besar

Sebagai orangtua surgawi kita, Tuhan terlibat seluruhnya dengan anak-anakNya. Ia mengetahui penipuan kita( Ia yang merancang kita), jalan kita, dan situasi, mental, emosional, spiritual dan phisik. Ia mengetahui kelemahan kita, kekuatan, pola pikir, alasan, dan kebiasaan. Betapa contoh yang indah untuk kita sebagai orang tua. Tentu saja, orang tua adalah segalanya kecuali mahatahu, meskipun demikian saya sering berpikir kalau ibu saya mempunyai mata dibelakang kepalanya.

Meskipun demikian, model dari Bapa surgawi menunjukkan bagaimana orangtua harus mengamati dan mengenal anak-anak mereka sehingga mereka bisa membedakan kebutuhan phisik, rohani, dan emosional mereka.

 

>>>>

Sumber : google
Halaman :
1

Ikuti Kami