Daniel Houghton, Dari Fotografer Jadi Eksekutif Lonely Planet

Career / 2 April 2014

Kalangan Sendiri

Daniel Houghton, Dari Fotografer Jadi Eksekutif Lonely Planet

Puji Astuti Official Writer
2705

Banyak anak muda terjun ke dunia kerja dengan semangat dan optimisme mencapai mimpi mereka, dan berharap dapat kesempatan yang tepat. Namun kesempatan yang di dapat oleh pria muda berusia 25 tahun bernama Daniel Houghton ini sangat langka.  Dia menerima tawaran untuk menjadi COO perusahaan multimedia panduan wisata Lonely Planet.

Sekitar tiga tahun lalu Houghton hanyalah fotografer pernikahan. Lalu Brad Kelly, yang membeli Lonely Planet dari BBC tahun lalu mempelajari foto-foto dan video yang dibuat Houghton di internet.  Kelly kemudian memintan Houghton untuk bergabung di NC2, sebuah perusahaan yang membuat webisode dan  blog. Ia kemudian dipercayakan menjadi COO Lonely Planet.

Walau Houghton tidak memiliki latar belakang menanani sebuah perusahaan global, namun kemampuannya mengelola Lonely Planet membuat Brad Kelly tidak menyesali keputusannya.

"Daniel menciptakan sendiri kesempatannya," demikian pernyataan Kelly yang dikutip oleh Entrepreneur.com. "Selain itu kami memiliki beberapa kesamaan karakterisitik seperti dorongan dan kemampuan untuk beradaptasi, keahliannya berorganisasi yang diatas rata-rata dengan kemampuan komunikasi secara personal membuatnya tidak ternilai harganya dalam bisnis."

Mengenai pertemuan mereka yang tidak terduga, Kelly mengungkapkan bahwa hal itu "Nasib. Ketidaksengajaan, waktu keberuntungan."

Walau Houghton ditunjuk sebagai pemimpin Lonely Planet dalam masa-masa yang tidak cukup baik, dibawah bayang-bayang serangan 11 September, kondisi dunia pariwisata saat itu  sedang berada dalam keterpurukan. Saat itu membuat Houghton harus merumahkan 75 dari 383 pegawinya, hal itu menginspirasi munculnya hashtag di Twitter #LPMemories. Namun menurut Houghton, Kelly telah mempersiapkan dia untuk menghadapi masa-masa itu.

Kini Lonely Planet memiliki beberapa produk seperti buku pariwisata, acara TV, majalah, aplikasi mobile dan juga website. Kedepannya, Houghton fokus untuk mengembangkan perusahaan ke arah digital, termasuk aplikasi. "Hal ini akan mengubah cara orang bepergian," demikian ungkap Houghton dengan penuh keoptimisan.

Lonely Planet sendiri dibuat oleh pasangan petualang Tony dan Maureen Wheeler dari Inggris. BBC membeli perusahaan itu seharga $210 di awal 2011. Pada saat perusahaan ini diakusisi oleh Brad Kelly, dia harus membayar 75 juta dolar kepada BBC.

Kesempatan datang kepada mereka yang telah menyiapkan dirinya. Seperti Daniel Houghton, walau sepertinya kesuksesannya instant, namun ia pasti melewati masa-masa dimana ia mempersiapkan diri hingga bisa mendapatkan kepercayaan sebesar saat ini. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda telah mempersiapkan diri?

Sumber : entrepreneur.com | Puji Astuti
Halaman :
1

Ikuti Kami