Ragam Respon Pembentukan Paspampres Grup D

Ragam Respon Pembentukan Paspampres Grup D

Budhi Marpaung Official Writer
6351

Penambahan personil Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) jelang masa akhir kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Indonesia mendapat berbagai tanggapan.

Pengamat militer Anton Ali Abbas menyatakan pembentukan Paspampres Grup D agak berlebihan karena penjagaan ternyata juga diberikan kepada keluarga mantan presiden maupun presiden. "Selama ini 'kan' cukup mantan presiden, wakil presiden, beserta istri dan suami masing-masing," ujar Anton, Senin (3/3/2014).

Di tempat berbeda, Wasekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memandang penambahan personil Paspampres ini justru memperlihatkan ketakutan Presiden SBY menjelang akhir masa jabatannya. "Ada kekhawatiran mendalam dari SBY. Kalau tiba-tiba dibentuk grup baru, berarti ada kekhawatiran khusus untuk melindungi kepentingan keluarga presiden," ujar Hasto.

Asisten dari Yenny Wahid (Putri Gus Dur), Tika mengatakan kepada wartawan bahwa Ibu Sinta (Istri Gus Dur, red) maupun keluarga belum memberi respon perihal fasilitas Paspampres untuk mantan Presiden, wakil presiden maupun keluarganya. "Menanggapi soal itu (Paspamres mengawal mantan presiden), Ibu Sinta (Istri Gus Dur) dan keluarga belum ada tanggapan," ujar Tika, asisten Putri Gus Dur, Yenny Wahid, di RS Medistra, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (3/3/2014).

Sementara itu, Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menilai hal yang wajar jika SBY setelah masa kepemimpinan di Indonesia mendapat pengawalan dari Paspampres. "PDIP saja pakai (Megawati dijaga Paspampres). Tidak PDIP saja malah," ujar Ramadhan di kantor DPP Demokrat, Senin (3/3).

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan bahwa pembentukan Paspampres Grup D sebenarnya adalah untuk melengkapi tiga regu lainnya (A, B, dan C).

"Secara khusus, grup ini akan melaksanakan pengamanan fisik jarak dekat terhadap mantan presiden dan mantan wakil presiden beserta keluarganya, berbeda dengan tiga grup lainnya," tutur Moeldoko di Lapangan Hitam Markas Komando Paspampres, Tanah Abang, Jakarta, Senin (3/3/2014).

Memang sangat wajar jika pada akhirnya banyak pihak di tanah air yang berspekulasi terhadap perihal pembentukan Paspampres Grup D di akhir-akhir masa pemerintahan Presiden SBY. Apakah ini memang murni untuk menjaga mantan presiden, wakil presiden dan keluarganya atau ada unsur lain di baliknya? Entahlah.  


Baca juga :

Biografi Calon Presiden Wiranto dari Partai Hanura

Tanda-Tanda Akhir Zaman

Join IMAGO Festival 2014  

 5 Selebritas yang Kabarnya Punya Masalah Bau Mulut

Akhir Dari Hubungan Seks Sebelum Menikah Pasti Penyesalan

Sumber : berbagai sumber / budhianto marpaung
Halaman :
1

Ikuti Kami