Enzo Ferarri, Tentara Perang Dunia yang Berhasrat Jadi Pembalap

Enzo Ferarri, Tentara Perang Dunia yang Berhasrat Jadi Pembalap

Yenny Kartika Official Writer
3305

Mendengar kata Ferrari, tentu terbayang mobil mewah berlambang kuda jingkrak. Tahukah Anda bahwa sang pembuatnya, Enzo Ferrari, mendapat inspirasi lambang tersebut dari lukisan yang ia lihat di badan sebuah pesawat tempur dalam Perang Dunia I (PD I). Sebelum menjadi pembalap maupun pendiri tim balap Scuderia Ferrari, Enzo memang pernah menjadi tentara Italia yang bertugas di barisan depan.

Nama Enzo terdaftar dalam tentara Italia Alpine Artileri ketiga untuk PD I. Saat dirinya tengah berjuang di medan pertempuran pada 1916, sang ayah dan saudara laki-lakinya meninggal dunia. Enzo sendiri menderita penyakit flu mematikan setelah dirinya selesai berperang, namun nyawanya selamat.

Terlahir dengan nama lengkap Enzo Anselmo Ferrari pada 18 Februari 1898, pria ini sangat berhasrat untuk jadi pembalap sejak remaja. Selama ia tumbuh dewasa di Modena, kota kelahirannya, ia belajar di sekolah formal namun dia sadar impiannya adalah di dunia balapan.

Sepertinya akhir dari PD I menjadi awal perwujudan mimpinya. Ia mulai bekerja di perusahaan yang berhubungan dengan mobil. Pertama, dia menjadi pembalap uji coba (test driver) di CMN dan Vespa. Kemudian ia juga sempat bekerja di Alfa Romeo sembari belajar menjadi pembalap untuk ikut perlombaan tahun 1919.

Melihat prestasinya di ajang balapan tersebut, Alfa Romeo mempromosikan Enzo. Dia menjadi pembalap di tim Alfa Romeo. Sebelumnya, saat di tim CMN pun ia pernah menjadi pembalap namun tidak terlalu sukses. Enzo meninggalkan Alfa Romeo pada 1929.

Dari dua kali pernikahannya, Enzo dikaruniai dua orang putra, Alfredo dan Piero. Awalnya Alfredo bakal menjadi penerus karir Enzo, namun sayangnya ia meninggal di usia 24 tahun. Pasca meninggalnya sang buah hati, Enzo kerap memakai kacamata hitam untuk tanda penghormatan kepada anaknya. Sementara Piero yang lahir dari istri keduanya kini menjadi wakil presiden perusahaan.

Pabrik pembuatan alat dan mesin Ferrari mulai berdiri pada 1942. Markas Scuderia Ferrari yang awalnya berada di Via Trento Trieste di Modena kemudian dipindahkan ke Maranello, dekat Bologna. Di kompleks seluas 250.00 meter persegi inilah dikembangkan mobil F1.

Pada 1946, Enzo mulai memproduksi mobil Ferrari. Mobil ini dipakai di kejuaraan Formula One semenjak 1950 namun tidak meraih kemenangan hingga di British Grand Prix tahun 1951. Di musim 1952-53, tim Enzo berhasil menjuarai F1. Nama Ferrari semakin dikenal.

Meskipun banyak menjadi juara di Grand Prix tahun 1960-an, kemenangan Ferrari paling banyak dituai di ajang Le Mans daripada di F1.

Sepanjang karirnya, Ferrari sempat ditimpa masalah seperti kecelakaan yang terjadi tahun 1957. Kala itu, pembalap Alfonso de Portago mengendarai sebuah mobil Ferrari yang bannya meletus dan badan mobilnya menabrak sisi jalan. Dua orang pembalap dan sembilan penonton tewas. Ferrari dan perusahaan ban Englebert dituduh melakukan pembunuhan karena membiarkan mobil terus berjalan dan bukannya mengganti ban lebih dulu. Kasus ini selesai pada 1961.

Di kalangan rekan-rekannya, Enzo dikenal sebagai pekerja keras yang tangguh. Enzo menyadari pentingnya keunggulan dalam sebuah karya, termasuk Ferrari-nya. “Tak seorangpun ingat siapa yang berada di tempat kedua, dan itu pasti bukan saya,” kata Enzo.

Enzo menjabat sebagai presiden perusahaan hingga 1971 namun tetap aktif di Ferrari hingga kematiannya. Enzo menghembuskan nafas terakhir pada 14 Agustus 1988 di Modena. Kala itu kejayaan Ferrari di F1 tengah meredup karena dikuasai oleh Honda-McLaren. Namun nama besar kuda jingkrak asal Italia kembali bersinar saat Michael Schumacher dan Kimi Raikkonen mengendarai mobil tersebut dan menjadi juara dunia.

 

BACA JUGA:

Koin Emas $10 Milyar Ditemukan Dalam Tanah

A True Story of Yance Tamaela, A Violent Man

Berimanlah Sampai Anda Mendapatkannya!

Gereja Anglikan Luncurkan Pedoman Pemberkatan Nikah Sesama Jenis

Wahai Istri yang Dominan, Anda Bisa Berubah!

Orang Kristen dan Ateis Ini Berteman Karib Meski Berbeda Prinsip

Sumber : Berbagai sumber/yk

Ikuti Kami