Presiden Uganda Jatuhi Hukuman Seumur Hidup Bagi Homoseksual

Presiden Uganda Jatuhi Hukuman Seumur Hidup Bagi Homoseksual

Lori Official Writer
5736

Sejak masa penjajahan Barat, homoseksual  sudah dianggap sebagai sebuah kejahatan di Uganda. Maraknya pelegalan pernikahan sesama jenis di negara-negara Eropa dan Amerika mendorong pemerintah Uganda menetapkan Undang Undang (UU) anti-gay dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Sesaat setelah pengesahkan undang-undang ini, Senin (24/2), Presiden Yoweri Museveni menyampaikan bahwa pelaku homoseksual sedang mengalami sesuatu yang salah dalam dirinya. “Saya tidak bisa memahami kenapa anda tidak tertarik kepada wanita-wanita cantik, dan malah terpikat pada pria. Ini masalah yang sangat serius. Ada yang benar-benar salah dengan Anda,” lanjutnya, seperti dilansir Beritasatu.com, Senin (24/2).

Museveni mengaku pengaruh pelegalan homoseksual di negara-negara Barat telah tersebar hingga Uganda. Ia kecewa terhadap Presiden Amerika Barrack Obama yang menentang kebijakan pemberlakuan undang-undang ini dan mengancam pemutusan hubungan kedua negara.

“Kami sudah lama memendam kekecewaan atas perilaku Barat. Jika Barat tidak mau bekerja sama dengan kami karena isu homoseksual, kami memiliki cukup ruang di sini untuk hidup mandiri dan bekerja sama dengan pihak lain,” tandasnya.

Untuk diketahui, sejumlah aktivis kelompok homoseksual di Uganda telah berulang kali menolak penetapan undang-undang tersebut. Mereka menilai hal itu akan berujung pada kekerasan terhadap kaum homoseksual. Sayangnya, pemerintah Uganda memilih untuk memerangi perilaku ini dengan hukuman seumur hidup.

Awalnya Museveni berpandangan bahwa para pelaku homoseksual adalah orang-orang sakit yang perlu disembuhkan, bukan dipenjara, ia berubah pikiran dan menganggap penting memberi efek jera terhadap pelaku. Selain itu, negara ini tetap teguh memerangi homoseksual ditengah ancaman negara Barat. Begitu pula seharusnya dengan gereja-gereja untuk tetap berintegritas dan kembali kepada firman Tuhan yang dengan terang menilai homoseksual sebagai dosa di akhir zaman.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Punya Istana Mewah, Presiden Ukraina Dituding Korupsi

Asyik! Bus Wisata Jakarta Mulai Beroperasi

Pernikahan Pasangan Ini Jadi Sejarah Pertama Gereja Scientology

Berkat Tuhan Saat Menjadi Mitra CBN

Sumber : Kompas.com/Beritasatu.com/LS

Ikuti Kami