Gereja Saksi Yehuwa Ditolak Karena Dibangun Dekat Masjid

Gereja Saksi Yehuwa Ditolak Karena Dibangun Dekat Masjid

Lois Official Writer
5965

Komandan Lapangan Ormas Front Jihad Islam (FJI), Abdul Rahman yang menjadi juru bicara FJI dan sejumlah warga di Kelurahan Baciro, Yogyakarta menolak pendirian rumah ibadah Saksi Yehuwa. Aksi penolakan itu ditandai dengan pemasangan spanduk oleh FJI di lokasi.

"Kami mendukung warga RW XIII, Baciro yang menolak pendirian gereja Yehuwa. Alasan warga karena merasa telah dibohongi saat menandatangani surat izin lingkungan. Selain itu karena lokasinya terlalu dekat dengan masjid," kata Abdul Rahman seperti yang dilansir vivanews.com

“Semua persyaratan sudah lengkap mulai dari surat rekomendasi FKUB, dan Kementerian Agama hingga tanda tangan jemaat dan warga sekitar,” ujar Lurah Baciro, Budi Warsono. Surat FKUB yang dimaksud ditandatangani pada 17 Mei 2010 dengan alamat gereja Jl. Gondosuli No.15 RT.50 RW13 Baciro, Gondokusuman. Sementara itu, surat rekomendasi Kementerian Agama tertanggal 27 Mei 2010 No. Kd.12.05/BA.02/818/2010.

Sementara menunggu IMB dari Walikota, ternyata pada 2011 ada penolakan dari warga. "Mereka menyatakan menolak pendirian rumah ibadah tersebut. Alasannya karena terlalu dekat dengan masjid, dan jemaat juga bukan berasal dari lingkungan Baciro," kata Budi. Budi juga menjelaskan bahwa kuncinya ada di walikota apakah disetujui atau tidak.

Apakah umat mayoritas kembali bersuara dan menentang kebebasan beribadah seperti yang terjadi pada beberapa gereja Kristen di Indonesia? Meskipun dalam pandangan Kristen, saksi Yehuwa tidak sejalan dengan iman Kristen, namun dilihat dari sisi kebebasan beragama, nampaknya kerukunan umat beragama menjadi terganggu, apapun hasilnya.

 

Baca juga :

Bertemu dengan Jodoh Lewat Doa

Yang Bisa Buat Suami Makin Cinta

Rokok, Sejarahnya dalam Dunia dan Alkitab

Ingin Jadi Presenter Bola? Ini Caranya

Romantis dengan Budget Murah di Hari Valentine

Sumber : viva.co.id by lois ho/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami