Semua Karena Anugerah-Nya

Semua Karena Anugerah-Nya

Yenny Kartika Official Writer
16316

Apa yang terlintas dalam benak Anda ketika mendengar kata anugerah? Dalam kekristenan, kita memang sering mendengar kata anugerah, namun apakah kita benar-benar memahami dan mengalami makna dari anugerah itu sendiri?

Banyak orang berpikir bahwa anugerah berarti seperti sebuah kompromi, itulah sebabnya seringkali terdapat orang-orang Kristen yang hidupnya seperti tidak ada bedanya dengan orang-orang tidak percaya. Mereka tetap hidup semaunya, hidup dalam dosa, bahkan tidak menjaga kekudusan.

 

Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hari Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.” (Lukas 1:30-31)

 

Makna dari anugerah Tuhan

Anugerah atau kasih karunia atau grace (bhs Inggris) merupakan pemberian dari Tuhan yang bersifat cuma-cuma. Artinya, si penerima tidak perlu melakukan apapun atau memiliki syarat tertentu untuk menerima anugerah dari Tuhan.

Anugerah adalah pemberian dari Tuhan yang kita tidak pantas untuk menerimanya.

 

Dasar dari anugerah Tuhan

Dari ayat bacaan di atas, kita melihat bahwa Maria mendapat kasih karunia di hadapan Tuhan sehingga dia terpilih sebagai wanita yang mengandung Yesus, Sang Juruselamat. Tetapi, kenapa Maria yang dipilih? Apakah Maria memiliki kelebihan dibanding wanita-wanita lainnya? Jawabannya ada 2:

#1 Maria dipilih karena kedaulatan Tuhan

Tuhan itu berdaulat, artinya Dia bisa membuat keputusan tanpa perlu berunding dengan siapapun atau meminta izin kepada siapapun juga. Dia memilih Maria sebagai ibu Yesus karena Dia memang berdaulat.

 

#2 Maria dipilih karena kasih Tuhan

Selain memiliki kedaulatan, Tuhan juga mempunyai kasih. Kita bisa melihat bahwa orang yang memiliki kedaulatan namun tidak memiliki kasih, akan bertindak sewenang-wenang dan otoriter. Sementara itu, kalau orang hanya punya kasih tetapi tidak berdaulat, maka dia tidak berdaya. Tuhan tidak seperti demikian. Tuhan berdaulat sekaligus memiliki kasih. Anugerah terjadi saat ada pertemuan antara kasih dan kedaulatan Tuhan.

Tuhan memilih Maria secara sukarela atau tanpa paksaan, karena Tuhan memang tidak bisa dipaksa. Kalau Tuhan dapat dipaksa, maka Dia bukanlah Tuhan.

Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. (Filipi 2:13)

Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya. (2 Korintus 8:9)

 

Tanggapan yang patut terhadap anugerah Tuhan

Bagaimana kita seharusnya menyambut anugerah, sebagaimana yang dapat kita lihat dari Maria?

#1 menyambutnya dengan rendah hati

Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Lukas 1:38)

Jika Tuhan memilih untuk memakai kita, jangan sombong, karena itu merupakan anugerah. Kita sebenarnya tidak pantas tetapi Tuhan memberikan anugerah itu kepada kita secara cuma-cuma. Jadi, janganlah bertepuk dada.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. (Efesus 2:8-9) 

 

#2 mengerjakannya dengan penuh tanggung jawab

Anugerah diberikan cuma-cuma namun bukan untuk disia-siakan. Kalau kita diselamatkan, itu memang bukan karena perbuatan baik kita, tetapi bukan berarti kita malah hidup ngawur karena berpikir, toh sudah selamat. Setelah menerima anugerah, kita seharusnya hidup selaras dengan kebenaran dan mengerjakannya dengan rajin.

Paulus berkata: Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. (1 Korintus 15:10)

Paulus bisa menjadi rasul karena anugerah Allah, dan dia menyambutnya dengan bekerja keras. Tetapi Paulus bekerja keras dengan anugerah pula dan sebagai bentuk penghargaannya terhadapu anugerah yang sudah dia terima.

Sesudah kita diperdamaikan, jagalah hubungan kita dengan Tuhan dan bangunlah keakraban dengan-Nya. Caranya adalah dengan mengatur jam doa dan saat teduh supaya kita mengetahui kebenaran dan kehendak-Nya, lalu hidup di dalamnya.

Anugerah Tuhan tidak pernah mengecewakan. Tidak ada yang bisa kita sombongkan atas anugerah yang Dia curahkan bagi kita. Jika ingin berbangga, berbanggalah karena Tuhan itu besar anugerah-Nya.

 

Sumber:

Dr. Bambang Widjaja

 

BACA JUGA:

Pasang Setengah Juta Lampu Natal, Keluarga ini Masuk Rekor Dunia

Diamlah!

Jangan Biarkan Otak Rusak Karena Kerja Berlebihan!

Jupe Ikut Rayakan Natal Bersama Gaston?

4 Alasan Kenapa Kita Seharusnya Tidak Pelit

Whispers of Hope: Berdoalah dengan Tanpa Henti

Gara-gara Pohon Natal, Tiga Wanita Berkelahi

Pohon Natal ini Diklaim Sebagai yang Terjelek Sedunia

Ini Dia 7 Pohon Natal Fantastis Sejagad Raya!

Sumber : Dr. Bambang Widjaja/Jawaban.com/yk

Ikuti Kami