Gladys Ampuni Pembunuh yang Bakar Hidup Suami dan Anaknya

Internasional / 1 January 2014

Gladys Ampuni Pembunuh yang Bakar Hidup Suami dan Anaknya
Sumber: christianpost.com
Lois Official Writer
5585

Keluarga Gladys Staines terbunuh di India, namun dia mau datang kembali ke tempat yang penuh duka baginya itu dan membagikan bagaimana dia bisa mengampuni orang-orang yang telah membunuh keluarganya. Menurutnya, hal itu terjadi berkat dukungan doa dari teman-temannya di India.

Suami Gladys, seorang misionaris Australia bernama Graham Staines dibakar hidup-hidup bersama kedua anak laki-laki mereka Philip (pada waktu itu berusia 9 tahun) dan Timothy (usia 7 tahun) di Orissa, India pada 22 Januari 1999. Segera setelah peristiwa itu, Gladys menyatakan dia mengampuni pembunuhnya.

Pada 2004, dia memutuskan untuk kembali ke Australia untuk tinggal dengan ayah dan putrinya. Namun, dia tetap kembali ke India, ke tempat asalnya dimana dia dan suaminya menaruh perhatian selama ini. Pada 2005, dia dianugerahi Padma Shri, anugerah bagi warga sipil dari Pemerintah India.

“Saya tidak begitu ingat tiap detilnya tapi sebuah keluarga yang dibakar hidup-hidup bukanlah suatu kecelakaan. Lanjutkan saja dengan (membunuh) putri saya, tapi saya tetap akan mengampuni. Saya percaya Tuhan yang menaruh kata-kata ini,” ujar Gladys Staines.

Sungguh tidak mudah, di tengah situasi yang dihadapinya, ketika nyawa orang-orang yang dikasihi melayang tanpa ada salah, ketika nyawanya sendiri dan nyawa anak perempuan terancam bahaya, Gladys punya pengampunan yang begitu besar. Itulah kasih yang sesungguhnya.

 

Baca juga :

10 Langkah Komitmen Berumah Tangga (1)

Semakin Banyak Penggemar Superbook

Peluang Usaha Baru : Iklan di Tisu Toilet

Ini Dampaknya Sering Lembur

Sumber : christianpost.com by lois horiyanti/jawaban.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?