Lajang yang Tolak Masturbasi dan Pornografi, Bisa Lakukan Ini

Lajang yang Tolak Masturbasi dan Pornografi, Bisa Lakukan Ini

Lois Official Writer
15240

Sebagai manusia, wajar saja mempunyai hasrat yang menggebu-gebu di suatu waktu dan ingin menyalurkannya karena manusia memang diciptakan dengan hormon-hormon tersebut. Jika sudah berkeluarga, maka hal itu tentu normal dilakukan, namun bagaimana jika belum berkeluarga?

Kebanyakan orang lain melakukan hal-hal yang salah seperti menonton pornografi yang diketahui punya banyak dampak buruk, begitu juga saat dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah. Selain pornografi, ada juga yang melakukan hal-hal yang salah seperti seks di luar nikah. Ada juga yang melakukan masturbasi atau onani. Bagaimana jika hal tersebut juga dipandang salah? Apa yang harus dilakukan?

Tubuh Dapat Mencari Solusi dengan Sendirinya

“Untuk menyalurkan hasrat seks, tubuh memiliki mekanisme alami yang disebut mimpi basah atau keluarnya cairan mani ketika tidur,” kata Zoya Amirin, M.Psi, psikolog seksual kepada detik.com. Pada wanita, hasrat seks yang tidak tersalurkan ini umumnya memicu mimpi erotis.

Peristiwa ini terjadi akibat peningkatan hormon testosteron atau kelebihan cairan semen yang tidak dikeluarkan. Vesikula seminalis atau kantong sperma yang telah penuh tidak bisa menampung lagi, sehingga sperma dikeluarkan melalui penis secara tidak sadar ketika tidur.

Lakukan Kegiatan Produktif

"Tidak usah masturbasi jika tidak ingin masturbasi dan bisa menahannya. Orang yang masih lajang dan tak ingin masturbasi sebaiknya menghindarkan diri dari pikiran-pikiran yang berbau seks lewat kegiatan yang produktif," kata Dr Nugroho Setiawan, MS, SpAnd, spesialis andrologi RSUP Fatmawati.

"Kegiatan yang menyenangkan seperti berolahraga atau makan coklat akan memicu tubuh mengeluarkan hormon endorfin, hormon yang juga dikeluarkan ketika sedang bercinta. Oleh karena itu kegiatan tersebut bukan untuk pengalihan, melainkan untuk mengganti endorfin yang dikeluarkan saat berhubungan seksual," kata Zoya.

Hindari Hal-Hal Ini

Hindari hal-hal yang memicu seperti pornografi, memikirkan hal-hal yang berbau seks, menatap tubuh lawan jenis, atau kesepian.

Setelah itu, pikirkan baik-baik untuk membangun sebuah keluarga. Dari awal Allah telah memberikan kita visi untuk membentuk keluarga ini, sejak jaman Adam dan Hawa. Jika kita mampu hidup seperti Paulus, itu baik adanya. Tapi tidak semua orang bisa seperti itu. Jangan lupa juga untuk melakukan kegiatan-kegiatan rohani.

Sumber : detik.com by lois horiyanti/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami