Dua Pria Dipaksa Berjalan di Atas Bara Api Karena Ngobrol di Gereja

Dua Pria Dipaksa Berjalan di Atas Bara Api Karena Ngobrol di Gereja

eva Official Writer
12164

Enam pria dari Gereja True Gospel Apostolic Faith Zimbabwe kini telah ditahan karena terbukti melakukan tindakan penyerangan, seperti yang dilaporkan website lokal, New Zimbabwe. Keenam pria yang juga merupakan jemaat gereja tersebut adalah Courage Macheka (24), Martin Mazvazvido (43), Jesca Mushakavanhu (40), Clifford Murota (37), dan Richard Rushaya (16).

“Dua korban dituduh bersalah karena mereka mengobrol ketika pemimpin gereja sedang melangsungkan ibadah Minggu sekitar pukul 09.00 pagi,” kata juru bicara kepolisian, Tarirai Dube.

Dube menuduh keenam pria tersebut telah memaksa kedua korban berjalan di atas bara api yang menyala. “Salah satu korban yang berusia 21 tahun mengalami luka bakar serius di bagian kedua telapak kaki dan kaki, sementara itu, korban satunya yang berumur 14 tahun mengalami luka bakar di kaki kiri dan di kedua telapak kaki,” tambahnya.

Kedua korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Pusat Chitungwiza, 20 mil sebelah selatan ibukota Harare dan sekarang berada dalam kondisi stabil. Pemimpin gereja, Justice Nguni, 35, dipercaya menjadi otak pelaku penyerangan.   

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Akan tetapi, konsekuensi dari setiap perbuatan tidaklah sama dan mungkin perlu dipertimbangkan dan disesuaikan dengan tingkat kesalahan seseorang.

Baca juga:

Taliban Pakistan Tolak Terlibat Ledakan Bom Boston

Saeed Sabini: Sangkal Kristus atau Dipenjara Lebih Lama?

Duka Insiden Bom Marathon Boston

Uruguay Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Rick Warren:Anakku Bunuh Diri dengan Senjata Ilegal

Penerbangan U.S Airways Paksa Dua Penumpang Kelas Pertama Ganti Pakaian

Di Balik Duka Kematian Margareth Thatcher

Sumber : nydailynews/Eva
Halaman :
1

Ikuti Kami