Waspada! Delapan Ancaman Lembur Bagi Kesehatan Anda

Waspada! Delapan Ancaman Lembur Bagi Kesehatan Anda

Lori Official Writer
3760

Ketika pekerjaan menuntut untuk segera diselesaikan, maka lembur pun menjadi pilihan. Namun demi menjaga kesehatan dan menyeimbangkan energi dalam tubuh, diperlukan pemenuhan nutrisi yang tepat, baik pola makan, tidur atau istirahat dan pola minum. Bila tidak, maka penyakit akan timbul mengancam kesehatan Anda.

Ancaman kesehatan itu pun dapat berujung pada timbulnya penyakit yang cukup kronis, seperti berbagai penyakit yang berikut:

Kecanduan Kafein dan Nikotin

Minuman yang mangandung kafein dan nikotin menjadi pilihan pertama bagi setiap pekerja lembur. Keseringan lembur kerap menjadi jalan bagi pekerja lembur untuk menikmati kebiasaan ini meski merupakan pilihan yang salah.

Serangan jantung

Sebuah studi yang dilakukan oleh American Jurnal of Epidemiology membuktikan bahwa bekerja lembur dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 80 persen. Studi ini menekankan bahwa para pekerja yang sering lembur sangat rentan dengan serangan jantung dan stroke.

Insomnia

Insomnia atau gangguan tidur bagi para pekerja terjadi ketika badan dipaksa terjaga selama lembur dengan mengkonsumsi stimulan. Seperti hal meminum kopi tinggi kafein. Akibatnya, mata akan melek dan tak lagi meminta untuk istirahat.

Diabetes Militus

Saat lembur dibarengi dengan keinginan untuk makan dan mengkonsumsi sejenis makanan yang mengandung glukosa dan ditambah dengan tidur yang kurang, maka risiko diabetes akan semakin meningkat lantaran makanan yang diperoses akan mengalami penimbunan dalam tubuh.

Depresi

Tugas yang menumpuk memaksa untuk menambah jam kerja panjang. Akibatnya, bekerja selama berjam-jam dan kurang tidur dapat menimbulkan risiko depresi baik dalam menghadapi diri sendiri, keluarga dan orang lain.  

Obesitas

Aktifitas lembur cenderung menuntut untuk mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan instan. Akibatnya terjadi penumpukan yang merembes pada peningkatan berat badan yang tidak sehat, apalagi tidak diseimbangkan dengan olahraga.

Turunnya tingkat kesuburan

Seorang peneliti Dr Linden Stocker menyatakan, bekerja di malam hari artinya mengubah ritme kerja tubuh, jadwal tidur tidak teratur, produksi hormon yang kacau, gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Sehingga bekerja lembur khususnya bagi wanita dapat berakibat terjadinya kemandulan sampai 80 persen.

Penting bagi setiap pekerja untuk memperhatikan kesehatan, dan pikir-pikir kembali bila hendak lembur dalam jangka waktu lebih dari tiga jam. Cintai tubuh Anda dan nikmati hidup Anda.

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

Mau Cantik dan Awet Muda? Konsumsi Teh Hijau

Teh Hijau, Si Antioksidan Kaya Manfaat

Waspada! Teh Hijau Juga Punya Efek Buruk

Ternyata Pilihan Kata Dapat Ubah Fungsi Otak

Nutrisi Sehat dan Aman Bagi Penderita HIV/AIDS


Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com/Lori
Halaman :
1

Ikuti Kami