Masih Jadi Saksi, Ratu Atut Datang Penuhi Panggilan KPK

Masih Jadi Saksi, Ratu Atut Datang Penuhi Panggilan KPK

Puji Astuti Official Writer
2422

Kembali Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (19/11) pagi tadi dengan status saksi. Atut tiba di gedung KPK pada pukul 09.41 WIB untuk memberikan keterangan terkait kasus pengadaan alat kesehatan (alkes) tahun anggaran 2010-2012 yang melibatkan Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan yang juga adik kandung Atut.

"Saya akan memberikan klarifikasi atau keterangan," demikian ungkap Atut singkat.

Atut yang mengenakan baju batik dan kerudung hitam tampak enggan berkomentar lebih lanjut kepada para wartawan.

Selain kasus alkes Banten, saat ini KPK juga tengah menyidik kasus dugaan korupsi pengadaan alkes kedokteran umum di Puskesmas Kota Tangerang Selatan tahun anggaran 2012. Dalam kasus ini sudah ada tiga tersangka yang ditetapkan oleh KPK dengan nilai kerugian negara mencapai 23 milyar rupiah. Dalam kasus ini kembali Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan menjadi salah satu tersangkanya, juga pejabat PT Mikkindo Adiguna Pratama Dadang Prijatna dan perjabat pembuat komitmen Mamak Jamaksari.

Keluarga besar Ratu Atut tengah menghadapi goncangan besar, terlebih sang suami baru saja meninggal dunia beberapa waktu lalu. Sekalipun dinasti Ratu Atut yang saat ini terbilang kuat, namun tindakan adiknya yang merugikan negara pada akhirnya terkuak juga. Untuk itu diharapkan semua pejabat menyadari bahwa kekuasaan jabatannya adalah amanah dari rakyat, bukan untuk mendulang keuntungan bagi keluarga atau kepentingan golonganya saja. Karena pada akhirnya, kebenaran pasti terungkap, cepat atau lambat.

Baca juga artikel lainnya :

Diteriaki Koruptor, Ratu Atut Hanya Tersenyum Masuk Gedung KPK

Kasus Suap MK, Satu Lagi Adik Ratu Atut Diperiksa KPK

Ulama dan Santri Banten Tangkal Santet di KPK?

Yuk Dukung Bakti Sosial (Berbagi Kasih Dengan Anak-Anak Tanah Merah - OBI)

Dina Hiji Mangsa Meraih Top Viewers

Sumber : JPNN.com | Puji Astuti

Ikuti Kami