Bau Mulut Seperti Aroma Buah? Bisa Jadi Anda Terkena Diabetes!

Bau Mulut Seperti Aroma Buah? Bisa Jadi Anda Terkena Diabetes!

Yenny Kartika Official Writer
8021

Bau nafas yang tidak sedap umumnya menandakan kurangnya kebersihan di rongga mulut. Cara mengatasinya adalah dengan menyikat gigi sesudah makan, mengambil sisa makanan dengan benang (flossing), atau berkumur. Meskipun demikian, ada juga bau mulut yang memang menandakan penyakit berbahaya.

Aroma bau mulut tertentu merupakan petunjuk suatu gangguan maupun penyakit. Misalnya, bau mulut yang tercium seperti air seni biasanya menandakan gagal ginjal akut. Sementara bau mulut bagaikan aroma asam menandakan maag atau radang lambung kronis. Nah, jika bau mulut tercium seperti buah, itu menandakan diabetes.

Jika diabetes tidak tertangani dengan baik, maka tubuh orang tersebut akan kekurangan insulin untuk mengantarkan glukosa ke sel-sel yang membutuhkan. Saat glukosa tersebut tidak diperoleh, tubuh secara otomatis akan mencari cara lain agar energi bisa dihasilkan, yakni dengan membakar lemak. Hasil pecahan proses tersebut disebut keton dan akan menumpuk dalam darah dan urin. Salah satu jenis keton, yang bernama aseton, memiliki aroma seperti buah-buahan. Jadi, jika tubuh Anda mengandung banyak keton, kemungkinan besar bau mulut Anda akan tercium bagai aroma buah. Beberapa orang menyebut bau tersebut bagaikan pembersih kutek, karena aseton memang merupakan bahan utama untuk menghilangkan kutek.

Tingginya jumlah keton merupakan sinyal bahaya bahwa diabetes Anda sudah parah. Jika tidak ditangani segera dengan insulin, keton akan terus berkembang hingga tubuh Anda tiba pada kondisi berbahaya yang disebut ‘ketoasidosis diabetikum’.

Selain bau nafas seperti buah, gejala lain dari ketoasidosis adalah hilangnya selera makan, mual, muntah, dan meningkatnya jumlah air seni. Dalam kasus yang lebih parah, penderita bahkan bisa mengalami penurunan kesadaran, selalu merasa lelah, dan bahkan pingsan.

Sebagai solusi, kadar glukosa dalam darah harus diturunkan ke level normal. Caranya adalah dengan memasukkan lebih banyak insulin ke dalam tubuh agar bisa mengantarkan glukosa ke sel-sel yang membutuhkan. Dengan begini, bukan hanya ketoasidosis yang tertangani tetapi juga komplikasi diabetikum lainnya.

Selain itu, penggantian cairan tubuh juga diperlukan karena muntah dan buang air kecil berlebihan akan menyebabkan dehidrasi.

 

BACA JUGA:

Ironis! Indonesia Penderita Diabetes Tertinggi Ketujuh di Dunia!

Cegah Diabetes dengan Tidak Duduk Lama-lama

Rekomendasi Makanan Sehat bagi Penderita Diabetes

Dapat Nomor Urut 666, Pelari ini Ogah Bertanding

Miley Cyrus dan Rihanna Dinilai Sudah Keterlaluan

Forgiving Our Parents, Forgiving Ourselves

Paus Francis & Ribuan Katolik Doakan Korban Topan di Filipina

Bermain Sesuai Aturan

Yuk Minum Obat Malam yang Menyembuhkan!

Sumber : Eating Well/No More Diabetes/yk

Ikuti Kami