Ironis! Indonesia Penderita Diabetes Tertinggi Ketujuh Dunia

Ironis! Indonesia Penderita Diabetes Tertinggi Ketujuh Dunia

Lori Official Writer
2670

Tak dimungkiri peringatan hari diabetes sedunia yang jatuh setiap 14 November ini adalah sebagai bentuk keprihatinan lantaran menjadi penyakit yang paling mematikan ke enam di dunia. Diabetes menjadi penyakit yang tidak dapat disembuhkan selain melakukan kontrol. Dengan itu, peningkatan penderita penyakit ini menjadi suatu keprihatinan oleh WHO.

Ironisnya, Indonesia menjadi negara tertinggi ketujuh dunia yang banyak mengalami diabetes atau penyakit gula ini. Hal ini didasarkan oleh hasil studi kasus dari perusahaan kesehatan global, Novo Nordisk yang berbasis di Denmark. Sekitar 7.6 juta penduduk Indonesia ditemukan mengidap diabetes.

Selain minimnya pengetahuan akan diagnosa diabetes, peningkatan diabetes ini pun disinyalir timbul akibat pola hidup yang tidak sehat dan berbagai sumber penyebab lainnya seperti:

- obesitas

- gen atau faktor keturunan

- dampak stress

- asupan makanan dan minuman

- pengaruh obat-obatan

Diabetes atau penyakit gula ini menimbulkan kerusakan pankreas sehingga menghambat produksi insulin atau hormon polipeptida yang mengatur metabolisme karbohidrat. Bila penanganannya tidak segera dilakukan maka resiko terbesar dari diabetes mellitus adalah timbulnya penyakit komplikasi seperti kebutaan, gagal ginjal, kaki diabetes, penyakit jantung dan stroke.

Sejak dini, masyarakat dianjurkan untuk mengenali tipe diabetes serta solusi pencegahannya seperti yang diuraikan berikut ini:

1.Diabetes Tipe I:  10 persen dari anak-anak dan remaja berisiko mengidap penyakit ini. Penyakit ini ditandai dengan kondisi pankreas yang tidak lagi memproduksi insulin.

2.Diabetes Tipe II: Untuk diabetes tipe kedua ini hampir sekitar 90% dari orang dewasa mengidap diabetes tipe ini. Hal ini timbul akibat resistensi insulin yang menimbulkan peningkatan kadar insulin dalam darah. Diabetes merupakan sejenis penyakit kronik yang pencegahannya hanya dapat dilakukan dengan kontrol seperti olahraga, mencegah stres dan mengatur pola makan.

3.Diabetes Gestasional: Diabetes yang umumnya dialami selama masa kehamilan dan pulih setelah melahirkan.  Namun diabetes tipe ini dapat berisiko mengganggu kesehatan janin dan ibu. Sehingga sangat dianjurkan bagi penderita untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan kondisi kehamilan secara rutin.

Dengan menyadari bahaya ini, maka dianjurkan sejak dini untuk tetap mengontrol kadar gula dalam darah serta menjalani hidup yang seimbang.

 

 

Baca Juga Artikel Lainnya:

5 Diet yang Buruk Untuk Kesehatan

Diet Dengan Puasa, Sehatkah dan Nutrisi Tubuh Terpenuhi?

Inilah Sosok Pemenang Miss Universe 2013

Dikritik Tak Tegas, SBY: Jadi Presiden Emang Enak?

Terima Kasih Mitra CBN, Saya Mendapatkan Pekerjaan Baru

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com/Lori

Ikuti Kami