Alasan dan Rencana FPI Menolak Lurah Susan

Alasan dan Rencana FPI Menolak Lurah Susan

Lois Official Writer
3771

Demi menolak keberadaan Susan Jasmine Zulkifli di Lenteng Agung, Jakarta Selatan sebagai lurah, maka Front Pembela Islam akan melakukan acara rutin di sana. Aksi ini muncul kembali setelah beberapa pekan mereda. “Minimal kami bikin acara seminggu sekali, paling lama ya sebulan sekali,” ujar Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah FPI Jakarta Novel Ba’mumin, Minggu (27/10) kemarin.

Ada sejumlah alasan mengapa FPI menolak Lurah Susan. “Argumentasinya gampang, ia memimpin tak pada tempatnya,” ujar Novel. FPI menganggap Susan yang beragama Katolik tak tepat memimpin daerah yang mayoritas penduduknya muslim. “Kami sebagai mediator saja, mendukung apa yang diinginkan warga.” ujar Novel.

Sebelumnya, aksi demonstrasi menentang Lurah Susan juga berlangsung di depan kantor kelurahan. Diselidiki ternyata unjuk rasa ini bukan murni aspirasi semua warga, sebagian pengunjuk rasa datang dari luar Lenteng Agung. Namun Novel tetap menganggap kelompoknya sebagai perwakilan warga Lenteng Agung, meski sejumlah warga tak keberatan Susan memimpin daerah tersebut.

Penolakan yang sudah dijawab sendiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo sebelumnya pun tak membuat mereka mundur. Jokowi mengatakan bahwa penempatan lurah-lurah akan dievaluasi setelah mereka menjalankan jabatan selama enam bulan, namun sepertinya ada pihak yang ingin main hakim. Hal ini tentunya membuat stabilitas keamanan di negara ini jadi rapuh dan keharmonisan antar umat beragama menjadi retak.

 

Baca juga :

3 Jenis Resep Mayonaise Untuk Anda

Jadi Orangtua yang Menyenangkan, Meski Punya Masa Lalu Kelam

Film Review : Manusia Setengah Salmon, yang Pindah Dari Kenangan Masa Lalu

Pilates, Rahasia Artis-Artis Hollywood Ini Berperut Ramping

Saat Hati Dipisahkan Oleh Jarak

Tepislah Trauma Terhadap Masa Lalu Pasangan

Sumber : tempo.co by lois horiyanti/jawaban.com

Ikuti Kami