Usaha Peternakan Berbasis Kemitraan

Usaha Peternakan Berbasis Kemitraan

Lori Official Writer
6326

Dalam peranannya untuk mendukung program swasembada danging nasional, pengembangan perternakan menjadi sangat krusial. Menilik kondisi perekonomian Indonesia yang hingga saat ini masih mengandalkan impor danging, patutlah masyarakat Indonesia mulai kembali berpikir untuk membudidayakan peternakan.

Salah satu target penting yang harus dicapai oleh pemerintah dalam bidang peternakan adalah program pencapaian Swasembada Daging Sapi/kerbau tahun 2014. Dengan itu sangat perlu meningkatkan minat bagi para pelaku usaha untuk berkecimpung mengembangkan usaha peternakan. Hingga kini, pengembangan bisnis peternakan kenyataannya masih banyak digerakkan oleh sektor swasta dan pasar.

Kendala yang acap kali dihadapi oleh para peminat usaha ini adalah kurangnya modal dalam memulai usaha, mengingat peternakan merupakan golongan investasi berskala besar. Dengan itu diperlukan peranan pengusaha besar yang dapat menopang pengusaha berskala pemula atau kecil.

Hal ini disebut sistem kemitraan yang bersifat saling membantu dan saling menguntungkan atau ‘simbiosis mutualisme’. Para pemilik modal yang lebih besar membantu peternak kecil baik dengan menyediakan pakan, bibit, kandang atau pengobatan. Dalam prosesnya, hanya diperlukan kesepakatan antara kedua belah pihak dalam pembagian hasil.

Umumnya para peternak akan merasa terbantu dalam hal produktifitas kerja, biaya atau modal, kemungkinan risiko yang terjadi serta kemudahan dalam pemasaran serta peluang besar mengikuti program-program yang ditawarkan oleh pemerintah.

Sementara bagi pengusaha bermodal atau investor, mereka akan mendapatkan keuntungan dalam beberapa hal seperti:

1. Mudah mendapatkan tenaga kerja untuk menjalankan investasi modalnya.

2. Dapat mengurangi biaya untuk investasi

3. Mudah memasarkan sarana produksi peternakan

4. Mudah mendapatkan hasil ternak (daging, telur, susu),

5. Perusahaan memiliki kendali terhadap kuantitas, kualitas, waktu penyaluran dan kontinuitas pasokan produk hasil ternak untuk berbagai tujuan atau segmen pasar.

Dengan fakta di atas, maka potensi besar untuk menjadi investor atau pemilik modal maupun menjadi peternak terbuka luas. Didalam pelaksanaannya, yang diperlukan adalah kerja sama dan kesepakatan bersama yang saling menguntungkan.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Berpetualang Bersama Superbook Menyaksikan 'Mujizat' Yesus

Kunci Sukses Warren Buffett: Uang Bukan Segala-galanya

Beternak Kambing Berpotensi Besar, Kenapa Tidak?

Mandela: Long Walk to Freedom, Kisah Pejuang Anti-Apartheid Afrika Selatan

Ingin Seperti Apa Anda Dikenang Nanti?

Sumber : Trobos.com | Jawaban.com

Ikuti Kami