Diteriaki Koruptor, Ratu Atut Hanya Tersenyum Masuk Gedung KPK

Diteriaki Koruptor, Ratu Atut Hanya Tersenyum Masuk Gedung KPK

Puji Astuti Official Writer
2933

Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah hari ini, Jumat (11/10) datang ke kantor KPK memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjadi saksi kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten. Di depan Gedung KPK, Atut disambut oleh teriakan para pendemo yang menyebutnya sebagai koruptor.

"Koruptor, koruptor, koruptor,...." demikian teriakan pendemo dari Untirta Movement Community yang dikutip Kompas.com.

Namun Atut yang datang menggunakan mobil Pajero Sport SUV hitam bernomor polisi B 22 AAH seperti tidak menggubris seruan para pendemo. Dengan kawalan dua orang polisi dan tiga orang ajudan, Ratu Atut memasuki gedung KPK sambil menebar senyum dan tetap tenang.

Para pendemo meminta KPK agar mengungkap praktek korupsi yang ada di Banten, menurut mereka korupsi bertolak belakang dengan budaya Banten yang agamis. Mereka berharap penangkapan Wawan atau Tubagus Chaeri Wardhana yang merupakan adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap kasus-kasus korupsi lainnya.

Kasus korupsi yang melibatkan banyak pejabat tinggi negara membuat masyarakat mempertanyakan integritas para penerima amanah dari rakyat tersebut. Mereka yang seharusnya menggunakan jabatan dan kekuasaannya untuk melayani masyarakat, malah sebaliknya,  menjual kebenaran, keadilan dan juga kepercayaan rakyat untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Itu sebabnya kini masyarakat begitu merindukan munculnya sosok pemimpin yang amanah dan berintegritas. Pertanyaannya, apakah Ratu Atut merupakan sosok yang dirindukan masyarakat itu atau merupakan salah satu mereka yang mengkhianati kepercayaan rakyat? Mari dukung KPK untuk mengungkap kebenarannya.

Baca juga artikel lainnya :

MK Dihebohkan dengan Kiriman Peti Mati

Kronologi Penangkapan Akil Mochtar

Pernyataan Akil Mochtar Soal Hukuman Untuk Koruptor

Komunikasi, Bukan Hanya Sekedar Kata-kata (1)

Uang Bukan Segalanya Dalam Membangun Usaha!

Dua Wanita, Satu Mujizat

Sumber : Kompas.com | Puji Astuti

Ikuti Kami