Obama Nilai Partai Republik Lakukan Perang Salib

Obama Nilai Partai Republik Lakukan Perang Salib

daniel.tanamal Official Writer
2519

Langkah Partai Republik yang meminta kebijakan pelayanan kesehatan yang dikenal dengan nama Obamacare, direvisi sebelum anggaran pemerintah disetujui dan ditolak mentah-mentah oleh Partai Demokrat di Senat membuat anggaran pemerintah yang baru pun tidak tersepakati.

Akibatnya saat ini Pemerintah Amerika Serikat (AS) berhenti beroperasi karena tidak memiliki anggaran untuk bekerja. Situasi yang dikenal sebagai “shutdown” dikecam oleh Presiden AS Barack Obama. “(Partai Republik) menawan satu negara. Mereka menggelar perang salib ideologi yang melumpuhkan pemerintahan,” ujar Obama, seperti dikutip BBC, Rabu (2/10).
 
Obama kini meminta parlemen segera menyepakati anggaran pemerintah. Dirinya menegaskan tidak akan berkompromi dengan Partai Republik. “Sepakati anggaran pemerintah dan hentikan shutdown segera,” seru Obama.

Kisruh anggaran dalam Parlemen AS dimulai ketika Partai Republik meminta kebijakan layanan kesehatan yang dikenal dengan nama Obamacare direvisi. Permintaan itu ditolak mentah-mentah Partai Demokrat dan merembet ke kesepakatan mengenai anggaran pemerintah secara keseluruhan.

Fenomena “shutdown” ini pernah terjadi juga pada 1996. Saat itu, Pemerintah AS yang dipimpin Presiden Bill Clinton lumpuh selama 26 hari. Peristiwa ini merupakan ulah terbaru dari Partai Republik untuk mengganggu pemerintahan Presiden Barack Obama. Partai Republik memang berniat menyerang Obama dengan segala cara.

 

 

Baca Juga Artikel Lain

Berita Foto: Penggembokan Gereja Santa Bernadette di Tangerang

Berita Foto: Ibadah Di Seberang Istana Merdeka Jakarta Minggu (29/9)

SBY Lakukan Penghalangan Terhadap Keadilan

Teroris Kenya Bunuh Sandera Yang Tak Mampu Baca Al-Quran

Polisi Syariah Aceh Tangkap Pendeta GMII

Gus Solah Kritisi Penggembokan Gereja di Tangerang

Victor Silaen: Perjuangan GKI Yasmin Dapat Dijadikan Contoh

Yenni Wahid : Militansi Beragama Tidak Masalah Dipertahankan



Sumber : Okezone
Halaman :
1

Ikuti Kami