Hidup Berkelimpahan Dengan Menabur Lebih Banyak

Hidup Berkelimpahan Dengan Menabur Lebih Banyak

Lori Official Writer
7340

Dalam lingkungan kerja, teman kerja sering merasa heran atau bahkan iri terhadap orang yang bermurah hati kehidupannya tampak lebih baik, rezekinya melimpah dan memiliki relasi yang lebih luas. Tetapi tidak dipungkiri bahwa teori hukum tabur tuai juga masih tetap berlalu.

Memberi merupakan kewajiban dari setiap orang, tanpa memandang kedudukan sosial ekonominya. Setiap agama juga mengajarkan untuk memberi lebih kepada yang kekurangan, maka kantong-kantong rejeki akan mengalir tanpa disadari. Kewajiban yang bagaimanakah yang dimaksudkan tersebut? Nah, berikut berbagai bentuk kebaikan yang bisa dilakukan.

Memberi Tanpa Imbalan

Untuk menjadi seorang yang hidup dalam kelimpahan, maka jadilah pribadi yang memberi tanpa imbalan. Artinya bahwa memberi lebih banyak kepada orang lain. Dengan menjadi berkat bagi orang lain, akan memberi dampak yang juga baik kepada si pemberi. Misalnya menjadi sukarelawan atau mitra dalam program pelayanan. Bentuk pemberian itu pun harus dengan suka rela, artinya tidak memiliki motivasi yang tidak benar. Pribadi yang demikian yakin dan menyadari bahwa Tuhan merupakan sumber dari segala berkat dan kelimpahan sehingga segala hal baik yang sudah dilakukan akan kembali padanya.

Memberi Dengan Tulus

Ketulusan dapat dilihat dari sikap hati seseorang dalam memberi baik berupa bantuan materi maupun jasmani. Misalnya memberi senyuman dengan tulus terhadap orang lain atau seperti di tempat kerja, ketika teman kerja kekurangan finansial untuk biaya bersalin istri maka baik adanya untuk memberi bantuan dengan penuh ketulusan. Hal baik yang disalurkan untuk orang lain hasilnya akan berbuah berkat baik berupa peningkatan karir, kesejahteraan, kesehatan maupun kebahagiaan.

Menabur Kebaikan Akan Menuai Pertolongan

Kisah Perdana menteri Polonia Paderewski yang pernah menolong dua mahasiswa untuk menyelesaikan kuliahnya akhirnya dibayar dengan pertolongan Herbert Hoover, Presiden Amerika - salah satu dari mahasiswa tersebut. Kebaikan yang dilakukan oleh Paderewski pada masa lalu, memberinya jalan pertolongan atas Negara yang dipimpinan dari ancaman kelaparan. Jadi menabur suatu kebaikan disuatu waktu akan melahirkan pertolongan yang tak terduga baik itu dalam masalah keuangan, karir dan sebagainya.

Berbagai pandangan dapat dijadikan sebagai konsep untuk memberi baik untuk mencapai sebuah kemakmuran, mendapatkan perhatian atau meningkatkan karir. Namun pada hakikatnya, adalah lebih baik memberi dengan ketulusan tanpa motivasi atau imbalan apapun. Sebab bagi yang percaya bahwa Tuhan adalah sumber kehidupan, akan memberikan sebagaimana yang telah diterimanya. Berkat yang diterima dari perbuatan baik dapat mengalir baik dalam pekerjaan, keluarga, keuangan, kesehatan maupun hubungan sosial yang baik dengan orang lain.

 

Baca Juga:

Tipikal Rekan Kerja di Kantor yang Sering Ditemui (1)

Kartu Kredit Buat Bangkrut Akibat Belanja?Terapkan Ini

Kelola Uang Saat Tak Lagi Jadi Karyawan (2)

Agar Lebih Bahagia Dalam Bekerja, Ini Kuncinya!

Bagaimana Jika Penghasilan Istri Lebih Besar?

Sumber : berbagai sumber | lori

Ikuti Kami