Kecerdasan Emosional Penentu Kesuksesan Investasi

Investment / 3 July 2013

Kalangan Sendiri

Kecerdasan Emosional Penentu Kesuksesan Investasi

Puji Astuti Official Writer
5908

Tahukah Anda bahwa managemen emosi yang baik dapat mempengaruhi keberhasilan Anda dalam investasi? Sebagai contoh saat tahun 2008 ketika terjadi krisis global, banyak negara dan bank mengalami kehancuran finansial. Sejak kondisi itu menjadi pemberitaan utama media, krisis semakin besar.

Jika Anda menaruh uang di pasar modal, bisa dipastikan emosi Anda akan naik turun seperti rollercooaster. Mengikuti emosinya yang penuh ketakutan, saat itu banyak investor yang melakukan aksi jual, dan akibatnya fatal, mereka mengalami kerugian yang sangat besar.

Salah satu kunci untuk sukses dalam investasi adalah pengendalian diri, Anda harus bisa mengendalikan rasa takut dan rasa tamak Anda. Dalam sebuah karya ilmiah berjudul Emotional Intelligence and Investor Behavior, si penuliss John Ameriks, Tanja Wranik dan Peter Salovey menelusuri apakah kecerdasan emosi membuat investor membuat keputusan yang lebih baik dan memberikan keuntungan yang besar.

Hasilnya dari 2,595 investor yang diteliti melalui tiga tes psychometrik yang berbeda (tes EQ, tes kepribadian dan tes impulsive) menunjukkan :

Kecerdasan emosi menuntun para investor memiliki pendekatan yang lebih seimbang. Para investor dengan kecerdasan emosi yang tinggi jarang membuat keputusan yang ekstrim dan lebih memilih pendekatan yang seimbang dalam investasi. secara khusus mereka dengan EQ tinggi rata-rata memiliki portfolio ekuitas dibawah 50% (dan sangat jarang yang mencapai 90%), cenderung kurang sering memperdagangkannya dan sangat sedikit membuat perubahan dalam investasi mreka.

Selain itu berdasarkan riset ini terungkap bahwa sikap impulsif berpengaruh buruk terhadap investasi. Orang impulsif melakukan perdagangan lebih sering, mengambil resiko lebih besar dan lebih sering menghasilkan laba yang rendah.

Jika Anda memiliki pengendalian diri yang baik, Anda dapat mengendalikan emosi Anda dengan baik dan menahan diri Anda untuk bertindak atau mengambil keputusan sehingga memiliki waktu untuk berpikir terlebih dahulu.

Contoh nyata dari investor yang memiliki pengendalian diri yang baik adalah Warren Buffet dan George Soros. Mereka memiliki kemampuan untuk mengendalikan emosinya sehingga dapat membuat keputusan yang sering dianggap berani dan bertentangan dnegan keputusan kebanyakan orang.

Buffet dan Soros menunjukkan kompetensi emosional penting dalam prilaku investasinya. Ada kepercayaan diri yang tinggi ketika mereka bertindak, mereka berani, namun mereka telah membuat kalkulasi sebelumnya. Investor terbaik di dunia memiliki kepercayaan diri yang kuat dan juga kemandirian untuk mendukung penilaian mereka dan mengambil keuntungan sepenuhnya dari kesempatan yang datang.

Jadi bagaimana Anda meresponi gejolak dan ketidakpastian iklim investasi yang terjadi saat ini? Apakah Anda mengembangkan modal emosional sebagai bagian dari strategi investasi Anda? Ingatlah bahwa kecerdasan emosi mempengaruhi kesuksesan Anda, jadi mulai sekarang latihlah hal tersebut. Sukses selalu untuk Anda.

Sumber : Rochemartin.com | Jawaban.com | Puji Astuti
Halaman :
1

Ikuti Kami