Cara Berdebat Tanpa Memulai Perkelahian di Depan si Kecil

Cara Berdebat Tanpa Memulai Perkelahian di Depan si Kecil

andreas rumata simanjuntak Official Writer
3037

Terkadang berdebat dengan pasangan di depan anak-anak tak bisa terelakkan. Perdebatan ini sebenarnya bisa saja tidak perlu membuat anak Anda ketakutan. Perdebatan yang disaksikan anak bahkan dapat menjadi bahan pelajaran untuknya mengenai perbedaan pendapat.

Bagaimana seharusnya ketika anak tak sengaja dan 'terpaksa' melihat orangtuanya berdebat? Berikut ini akan dijelasakan bagaimana cara berdebat yang tepat di depan anak-anak.


1. Berargumen secara adil

Ini artinya tidak saling mengejek, tidak berteriak, dan tidak mengancam. Fokuslah hanya dengan apa yang diperdebatkan. Berargumen tanpa kendali dapat memberikan contoh buruk kepada anak mengenai pernikahan yang kemungkinan akan mempengaruhi kemampuan mereka untuk menjaga keawetan suatu hubungan.

  2. Jangan berdebat tentang anak

Anda dan pasangan mungkin pernah tidak sepaham soal bagaimana mendisiplinkan anak. Usahakan jangan pernah mendiskusikan soal ketidaksepahaman itu di depan anak. Orangtua yang aturannya tidak memihak pada anak akan membuatnya dipandang sebagai orang jahat.

3. Selesaikan masalah sebelum berkembang

Perbedaan pendapat pasti tak terhindarkan, namun selalu ada cara untuk menghindari pertengkaran. Contohnya, jika Anda dan pasangan meributkan tentang siapa yang harus mencuci piring, sebaiknya bicarakan tentang pembagian tugas siapa yang harus mencuci piring dan siapa yang memasak. Jika belum berhasil, pakai teknik lempar koin. Dengan begitu, anak Anda akan merasa senang bahwa Anda berdua dapat menyelesaikan masalah secara positif.

4. Pastikan anak Anda mendengar penyelesaian konflik

Sebenarnya, adalah sesuatu yang baik bagi anak-anak saat mereka mendengar penyelesaian perbedaan pendapat. Ini merupakan kesempatan Anda untuk menunjukkan kepada Anak bagaimana cara mendapatkan kesepakatan bersama, bukan untuk menang. Mereka juga akan memperhitungkan keinginan dan kebutuhan orang lain serta melakukan diskusi hingga solusinya ditemukan.

 5. Beri penjelasan setelah bertengkar

Jika Anda dan pasangan bertengkar diluar kendali di depan anak-anak, temui mereka setelahnya untuk meyakinkan kalau semuanya baik-baik saja. Pertama katakan kepada mereka, “Ayah/Ibu minta maaf kalau kami bertengkar di depanmu. Seharusnya kami tidak begitu,” jangan beri penjelasan berdua dengan suami, tapi sampaikan secara terpisah. Katakan pada mereka secara santai jelaskan kalau masalahnya telah diselesaikan.

7. Jangan membuat anak memihak

Jika Anda sedang berdebat, Anda harus menghindari menyuruh mereka memilih pendapat siapa yang paling benar, bahkan untuk masalah kecil sekalipun. Jika mereka ditempatkan di salah satu pihak orang tua, itu akan memberikan mereka tekanan. Ditambah lagi, mereka akan merasa bersalah karena memilih salah satu orangtua bukan yang lainnya.

8. Hilangkan ketegangan bersama-sama setelah pertengkaran

 Kita pasti stres untuk beberapa saat setelah berdebat, begitupula anak-anak. Jadi carilah cara untuk Anda dan anak menghilangkan stres. Anda dapat mencoba teknik bernapas dengan menarik napas perlahan melalui hidung, tahan beberapa detik, lalu hembuskan melalui mulut hingga Anda merasa tenang.

9. Jangan mencoba menjadi sempurna

Beberapa keluarga membuat sistem melindungi anak dari perkelahian atau argumentasi. Padahal, selama Anda selalu mengikuti aturan, bertengkar dengan pasangan di depan anak dapat memberikan mereka pelajaran untuk menghadapi konflik dengan cara yang sehat.

Di saat berdebat dengan pasangan, kita bisa saja lepas kendali. Namun, untuk mendidik anak dengan lebih baik, pilihlah cara berargumen yang tepat, jangan sampai mengarah ke perkelahian. Hal diatas tentunya boleh menjadi acuan Anda dan pasangan saat berdebat untuk mendidik si kecil.

 

Baca Juga :

Bertengkar di Depan Anak Meninjukkan Ketidakdewasaan

Tips Agar Kakak Tidak Cemburu pada (Calon) Adiknya

Gedung GKPI Cipinang Muara Disegel Pemerintah DKI Jakarta

Seruan Balas Dendam Untuk Penganiayaan Kristen Nigeria

Boko Haram Tembaki Gereja Nigeria, 6 Tewas

Sumber : wolipop.com / andre

Ikuti Kami