Apple Tarik Aplikasi

Apple Tarik Aplikasi "Anti-Dosa" dari iTunes

Yenny Kartika Official Writer
2720

Perusahaan Apple baru-baru ini menarik sebuah aplikasi mobile buatan Setting Captives Free (Bahasa Indoensia: Bebaskan Para Tawanan) dari toko online-nya, iTunes. Aplikasi ini ditarik setelah adanya protes terhadap salah satu sajiannya berjudul “Door of Hope”, sebuah aplikasi yang berguna untuk membebaskan penggunanya dari ikatan homoseksual melalui kuasa Yesus Kristus dan salib.

“Jika Anda melakukan prinsip-prinsip alkitabiah yang Anda temukan di sini, Anda dapat berjalan melalui Pintu Pengharapan (Door of Hope) menuju ke kehidupan baru bersama Kristus, bebas dari dosa seksual dan pemuasan diri sendiri,” demikian deskripsi sajian aplikasi tersebut.

Setting Captives Free adalah organisasi pelayanan non-denominasi. Aplikasi buatan mereka menawarkan pengguna untuk melawan “dosa-dosa lazim” seperti dosa seksual, penyalahgunaan narkoba, melukai diri, dan perjudian.

Apple store dilaporkan menarik aplikasi tersebut setelah sebuah kelompok bernama AllOut mengedarkan petisi yang ditandatangani 65.000 orang, yang mencela aplikasi tersebut karena dianggap menyebabkan “kerugian bagi kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender.” Selain itu, aplikasi dari Setting Captives Free juga disebut-sebut telah menyalahi pedoman dari pengembang perusahaan Apple, yang tidak mengijinkan “promosi kebencian terhadap kelompok masyarakat berdasarkan ras atau etnis, agama, kecacatan, jenis kelamin, usia, status veteran, atau orientasi seksual/identitas jenis kelamin.”

Sementara banyak pihak berusaha untuk memerangi dosa, ada saja sejumlah pihak lain yang merintangi. Terlepas dari itu, kita percaya bahwa kuasa Tuhan—melalui berbagai cara—tetap sanggup dan dapat diandalkan untuk melawan tipu daya iblis dan segala dosa.

 

BACA JUGA:

Masa Gelap Para Pahlawan Iman

Mantan Spesialis IT Akui Dirinya Sebagai Tuhan Yesus

Jadilah Provokator Positif dan Menangkan Sebuah Tablet

Rating dan Share : Rapornya Dunia Pertelevisian

Sumber : CHRISTIAN POST | YK
Halaman :
1

Ikuti Kami