daniel.tanamal

Official Writer
4175


Insiden pemukulan gelandang Persiwa Wamena, Pieter Rumaropen terhadap wasit Muhaimin saat pertandingan menghadapi Pelita Bandung Raya (PBR), Minggu (21/4) berbuah sanksi berat. Pieter dijatuhi hukuman tidak boleh bermain sepakbola (professional) selama seumur hidup oleh Komdis PSSI.

"Pieter memang tidak dipanggil hari ini karena kejadian tersebut sudah jelas-jelas kita lihat sendiri dan tidak diragukan lagi kesalahannya. Kita jatuhi hukuman tidak boleh bermain sepak bola selama seumur hidup kepada sang pemain. Keputusan ini juga sudah melalui proses investigasi dan pertimbangan yang dilakukan oleh Komdis," kata ketua Komdis Hinca Panjaitan di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (24/4).

Pieter yang mengaku kaget atas keputusan ini mengaku bersalah dan meminta maaf, namun dirinya kecewa karena tidak diundang oleh Komdis sebelum memutuskan sanksi itu. "Jujur saya kaget dengan putusan yang dijatuhkan kepada saya. Saya minta maaf atas sikap saya. Sebenarnya saya tidak bermaksud untuk memukul sang wasit. Saya hanya ingin menariknya untuk diajak berdiskusi. Sepak bola adalah mata pencaharian saya, jadi saya sangat berharap PSSI bisa mengabulkan banding saya," kata Pieter di Jakarta, Kamis (25/4).

Manajer Persiwa Wamena, Agus Santoso sendiri telah memastikan klub akan melakukan pembelaan kepada Pieter Rumaropen. "Saat ini Persiwa belum menerima surat keputusan resmi dari Komdis PSSI terkait hukuman pelarangan main bola seumur hidup kepada Pieter. Persiwa akan lakukan pembelaan. Seharusnya Komdis PSSI melihat pertandingan itu secara keseluruhan jangan terpisah-pisah. Lihat asal penyebab utama insiden pemukulan itu terjadi," katanya.

Insiden pemukulan ini memang ramai dibicarakan oleh media luar negeri, mengingat pukulan Pieter yang mendarat telah dimuka wasit Muhaimin mengakibatkan sang pengadil lapangan bersimbah darah yang mengucur di kaus pertandingannya. Dalam profesionalitas didunia sepakbola sudah tentu hal seperti ini tidak bias ditolelir, karena dengan memberikan sanksi yang ringan kemungkinan insiden ini kembali terulang demikian besar.

 

 


Sumber : Kompas.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

2 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Natalia Christian 9 June 2020 - 10:03:12
Saya ingin sekali dibantu doa oleh teman2 seiman s... more..

IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Banner Mitra Juli 1-2


7245

Banner Mitra Juli 1-2