10 Tahun Larangan Merokok, New York Klaim Cegah 10.000 Kematian

10 Tahun Larangan Merokok, New York Klaim Cegah 10.000 Kematian

Puji Astuti Official Writer
2160

Telah sepuluh tahun kota New York menetapkan larangan merokok di bar dan restoran yang diklaim oleh Walikota New York Michael Bloomberg telah mencegah 10.000 kematian dini.

"Sepuluh tahun kemudian, warga New York yang merokok berkurang. Kita hidup lebih lama, industri berkembang, dan tidak ada yang mau kembali ke bar dan restoran yang penuh asap rokok," demikian pernyataan tertulis Bloomberg.

Awalnya larangan merokok hanya terbatas pada di dalam bar, restoran dan tempat kerja. Namun sejak tahun 2011 larangan merokok meluas hingga ke area parkir bahkan pantai. Menurut berita yang dirilis Reuters, Rabu (27/3) perokok dewasa di New York turun hingga seperti menjadi 15 persen di tahun 2011. Awalnya di tahun 2002, jumlah perokok dewasa mencapai 21,5 persen.

Selain menerapkan Undang-Undang (UU) Udara Bebas Asap Rokok, pemerintah kota New York juga menyediakan terapi nikotin secara gratis bagi perokok yang ingin berhenti. Walikota New York Michael Bloomberg masih terus menyeriusi masalah rokok ini, pada beberapa minggu lalu ia mengumumkan rencana untuk toko-toko tidak memajang rokok maupun tembakau agar tidak terlihat oleh pengunjung. Namun rencana tersebut dikritik oleh para pemilik toko dan pabrik rokok.

Selain larangan untuk memajang rokok, Bloomberg juga mengusulkan untuk menaikkan harga rokok minimal 10,5 dolar per bungkus. Dengan mahalnya harga rokok yang dapat membahayakan kesehatan itu, diharapkan dapat menurunkan jumlah perokok.

Merokok dapat membahayakan kesehatan, hal ini tentu sudah disadari banyak orang. Namun seperti yang dilakukan di New York, larangan untuk merokok perlu di dukung dengan berbagai hal yang dapat membantu para pecandu rokok untuk berhenti dari kebiasaan buruk mereka. Dapatkah Jakarta dan Indonesia secara umum menerapkan hal serupa?

Baca juga artikel lainnya :

Disaksikan Jemaat, Pemkab Bekasi Bongkar Gereja HKBP Setu

Satpol PP Akhirnya Segel Gereja HKBP Setu

Bagaimana Kita Bisa Jadi Batu Karang yang Teguh?

Mitos Negatif Tentang Para Lajang

Jatuh Bangun Dalam Bisnis, Namun Bebas Dari Hutang!

Sumber : Dailymail.co.uk | Puji Astuti

Ikuti Kami