Umat Arab Kristen dan Muslim di Jerusalem kini menghadapi serangan price tag yang dilakukan oleh kelompok ekstrim Yahudi (3/3).
Kepolisian lokal Jerusalem menduga bahwa modus serangan tersebut pada umumnya bersifat nasionalis yang ditujukan bagi orang Palestina.
Sebelumnya, aksi price tag ini pernah terjadi sebelumnya (2012). Dalam peristiwa itu, sekelompok ekstrim yahudi melakukan corat-coret dengan membuat grafiti di berbagai tempat, termasuk mobil, tembok, rumah, dan tempat-tempat ibadah.
Selain itu, mereka juga merobek ban dan membakar sejumlah atribut agama minoritas. Sepanjang tahun kemarin hingga sekarang, polisi lokal telah menyelesaikan 12 kasus dari 56 kasus yang terkait dengan aksi ini.
Selain itu, polisi juga akan membuat 1 departemen khusus yang akan menginvestigasi kasus ini secara tuntas.
Serangan price tag sendiri merupakan tindakan anarkis berupa kekerasan dan pengrusakan tempat ibadah yang biasanya ditujukan bagi kelompok minoritas.
Baca juga artikel lain:
Penjara Inggris Akan Berlakukan Larangan Merokok
Aesha Mohammadzai: Hidung dan Telinganya Dipotong Pejuang Taliban
AS Akan Beri Suaka Bagi Umat Kristen Indonesia
Unik,Kapel dari Tangki di Ukraina
26 Perusahaan Dilaporkan Langgar Izin Eksploitasi Hutan
Sumber : israelnationalnews/Eva
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!