Alami Kekerasan, Kristen Suriah Mengungsi Ke Turki

Alami Kekerasan, Kristen Suriah Mengungsi Ke Turki

daniel.tanamal Official Writer
2345

Suara anak-anak kecil yang sedang bermain gembira, bergema dianatara dinding kuno Mor Hanonyo, memecah keheningan di biara Ortodoks Suriah yang berumur 1.600 tahun ini. Sementara para anak-anak bermain diluar, para orangtua memilih berdiam diri didalam biara yang terletak di tenggara Turki.

Mereka adalah para umat Kristen Suriah yang mengungsi karena mengalami kekerasan dalam perang saudara yang telah memakan puluhan ribu orang itu. Seorang ibu menceritakan mengenai penculikan anak tetangganya di Al-Hasakah oleh separatis yang meminta uang tebusan.

“Para separatis menculik warga dan menahan mereka sebagai tebusan. Mereka sedang melakukan sebuah tindak kekerasan yang besar. Itulah sebabnya para Kristen Suriah mengungsi,” ungkap Pastor Gabriel Akyuz, Vikaris dari kota Mardin.

Sementara itu seorang pemuda menceritakan bagaimana dirinya diikat lalu dirampok dan dipukuli oleh para separatis hanya karena mengetahui bahwa dirinya adalah seorang Kristen. Hal seperti inilah yang memaksa ratusan keluarga mengungsi jauh dari tanah kelahirannya yang terus berkecamuk tanpa ada kepastian akhir dari perang.

Kekerasan terjadi begitu hebat di di Al-Hasakah, timur laur Suriah. Tempat dimana puluhan ribu umat Kristen Suriah tinggal. Daerah yang dikenal sebagai Jazeera ini merupakan pusat pertempuran dari pasukan pemerintah, kelompok separatis dan pejuang Kurdi. Umat Krsiten didaerah itupun terjebak didalamnya.

 

Sumber : New York Times - Daniel Tanamal

Ikuti Kami