Kelompok Bersenjata Kongo Serang Kampus Kristen

Internasional / 9 January 2013

Kalangan Sendiri

Kelompok Bersenjata Kongo Serang Kampus Kristen

Budhi Marpaung Official Writer
3030

Sebuah universitas Kristen Anglikan terperangkap dalam konflik di Kongo. 22 Desember 2012 lalu, Université Anglican du Kongo yang berlokasi di Bunia, Kongo diserang tiba-tiba oleh sekelompok orang bersenjata.

Adapun tujuan mereka kesana adalah untuk merusak gedung kampus dan menuntut sejumlah uang kepada pejabat universitas disana.

Wakil Rektor Université Anglican du Kongo, Pendeta Canon Daniel Sabiti Tibafa mengalami luka-luka karena dipukul oleh para penyerang.  

"Semua dari kami akan kehilangan nyawa kami jika bukan karena belas kasihan Allah pada kami. Segala puji bagi-Nya," ujar Tibafa sebagaimana dilansir christiantoday.com, Senin (8/1).

Menanggapi apa yang terjadi di Université Anglican du Kongo, Sekretaris Jenderal Sekolah Tinggi dan Universitas dari Komuni Anglikan, Pendeta Canon James Callaway, mengatakan: "Universitas Kristen Anglikan telah menjadi kekuatan untuk merajut kembali masyarakat setelah konflik bertahun-tahun di Kongo, menyatukan eks-korban dan laki-laki yang tertarik menjadi milisi.

"Itu telah menjadi kekuatan penting bagi perdamaian. Sekarang, semuanya menjadi lebih banyak butuh dukungan untuk dapat kami melanjutkannya."

"Tolong berdoa bagi kami, karena Iblis tidak pernah berhenti menghantui kami dengan panah pahit penderitaan," lanjut Callaway.

Sebagai informasi, penyerangan pada akhir bulan lalu adalah peristiwa pertama kali yang dialami oleh Université Anglican du Kongo sejak dibuka di Bunia dua tahun lalu. Menariknya, lokasi kampus ini justru sangat jauh dari Goma, wilayah utama pertempuran di Kongo.  

Berdasarkan peta geografis, Université Anglican du Kongo berada 250 km sebelah utara dari Goma.

Baca juga : 

Kisah Nyata Anak Tertolak yang Menemukan Kasih Tuhan

Langit dan Bumi Baru (Part 2)

7 Cara Unik Atasi Flu

Forum JC : Ide Untuk Pertemuan JCers Berikutnya

Kisah Wanita dan 25 Orang Penolongnya

Sumber : christiantoday.com / budhianto marpaung
Halaman :
1

Ikuti Kami