Rhoma Irama Bantah Dirinya Intoleran

Rhoma Irama Bantah Dirinya Intoleran

daniel.tanamal Official Writer
1794

Wacana pencalonan presiden oleh Ketua Umum Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia, Rhoma Irama masih saja menghangat. Terlebih mengenai sikapnya pada masa Pilkada Jakarta beberapa bulan lalu yang menyinggung masalah SARA terhadap pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.

Mengenai sikapnya terhadap pasangan yang kini telah menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rhoma mengakui bahwa dirinya kini mendukung keduanya untuk Jakarta yang lebih baik. "Saya mendukung kepemimpinan Jokowi supaya membawa Jakarta menjadi lebih baik. Tentu saja dengan penghargaan ini kita harapkan (Jokowi) bisa membangun Jakarta lebih baik," ujarnya.

Sang raja dangdut ini juga membantah jika dirinya masih berseteru dengan Jokowi termasuk sikapnya yang dianggap sebagai sectarian dan intoleran. Saya tidak pernah berseteru dengan Jokowi serta Ahok. Kemarin itu yang terjadi adalah pelintiran isyu bahwa Rhoma seorang sektarian, Jadi yang membuat isyu SARA bukan Rhoma, tapi yang mengekspose. Dan sangat tidak benar Rhoma itu intoleran," tegasnya di Jakarta, Selasa (8/1).

Kembali kepada kepemimpinan Jokowi yang popular dengan gaya blusukan ke tengah masyarakat kampung diperkotaan, Rhoma mengapresiasi hal tersebut. "Itu bagus. Dengan demikian dia bisa merasakan denyut kehidupan masyarakat di bawah," jawabnya.

Salah satu modal vital seorang pemimpin adalah rasa kebersamaan yang tinggi tanpa membedakan latar belakang seseorang. Masih banyak tokoh dan kalangan publik yang terbentur pada isu SARA dan kepentingan kelompok. Saatnya para pemimpin yang sedang menjabat menunjukan keteladanannya secara kongkrit untuk masyarakat luas.

 

 


Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami