Orang Yang Memiliki Belas Kasihan Pasti Masuk Surga

Orang Yang Memiliki Belas Kasihan Pasti Masuk Surga

Papa Henokh Hizkia Immanuel Simamora Official Writer
9800

Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.

(Amsal 19 : 17)


Masih ingatkah Anda tentang pelajaran dua minggu lalu tentang ”Mengaku Orang Pilihan dan Yakin Masuk Surga?” Jika masih ingat maka Anda juga ingat bahwa ciri-ciri orang yang layak masuk surga atau ciri-ciri dari pemilik kerajaan surga adalah:

1) Mereka adalah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran (Matius 5:10)

2) Mereka bukan orang bijak dan pandai melainkan "orang kecil" (Matius 11:25)

3) Mereka orang-orang yang berkarakter seperti domba dan bukan seperti kambing. Dimana Sang Raja berkata bahwa mereka atau domba-dombaNya (yang ada di sebelah kananNya) adalah orang-orang yang diberkati Bapa, dan yang mengasihi Yesus karena peduli terhadap salah seorang dari "saudara-Nya yang paling hina".(Mat 25: 33-40)

Jika melihat atau membaca ketiga ciri tersebut maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa mereka yang layak masuk surga adalah orang-orang yang memiliki belas kasihan.

Sebab hanyalah orang yang memiliki belas kasihan dari TUHAN yang siap mengalami aniaya karena kebenaran. Hanyalah mereka yang memiliki belas kasihan seperti Tuhan Yesus yang hidupnya merasa yakin diberkati dan mampu untuk peduli terhadap orang lain yang dianggap paling hina atau kecil.

Dan sangat bertolak belakang dengan manusia modern atau varietas jenis baru dari umat manusia di akhir dari zaman akhir ini. Yang sangat mengagungkan rasional instrumental, kehidupan individualis serta menekankan pengetahuan positif ala positivisme. Mereka mengganggap hati nurani membuat manusia menjadi lemah, gamang bertindak, dan akan menghambat kemajuan peradaban manusia.

Tahukah Anda kalau sifat belas kasihan adalah sifat Allah itu sendiri? Bahkan Allah  Bapa, Anak dan Roh Kudus akan merasa berhutang kepada siapa saja yang menaruh belas kasihan kepada orang lemah. (Amsal 19 : 17)

Kita akan belajar satu kebenaran yang ajaib dari firman Allah tersebut:

Siapa Menaruh Belas Kasihan Kepada Orang Yang Lemah...

Belas kasihan (Hebrew= khaw-nan) mengandung beberapa definisi menarik :

(a) Menjadi murah hati,

(b) Menunjukkan keberpihakan

(c) Memberi kasih dan pengasihan

(d) Rela menjadi menjijikkan atau terhina

Kata khaw-nan berasal dari akar kata khaw-naw dengan beberapa arti:

(a) Menurun

(b) Membungkuk

(c) Berkemah/Bertempat tinggal

Memberi belas kasihan itu berarti kita berkemah, atau membangun tempat tinggal bagi kehidupan saat ini maupun yang akan datang

Belas kasih berarti sikap hati yang konsisten, terus menerus menetap seperti orang bertenda atau membuat kemah, dan didalamnya penuh dengan keramahan, kasih, dan kerendahan hati (membungkuk)

Siapakah sasaran belas kasihan kita? Mereka yang lemah, merana, miskin, menderita dan melarat dalam segala aspek terutama keselamatan jiwa mereka.

Bagaimana dengan keadaan hati anda hari ini? apakah anda dipenuhi dengan getaran hatiNYA bagi dunia yang sakit, menderita dan akan binasa ini?

Jika anda mulai kehilangan belas kasih anda sedikit demi sedikit, itu berarti hubungan anda dengan Tuhan sedang mengalami erosi, pengikisan rohani yang membuat anda jauh dari hatiNYA.

Tak ada satupun anak-anakNYA yang jika dekat dengan Bapa, tak memiliki belas kasihan! Kerajaan Allah adalah kerajaan belas kasihan, Allah rela " berkemah " di muka bumi karena DIA berbelas kasihan atas kita. DIA membungkuk ke bawah, menyentuh tangan kita dan mengangkat kita sebab kasihNYA yang besar.

" Kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan. " (I Petrus 2 : 10)

 

Baca juga : 

Suamiku Sahabatku

Belas Kasihan Yang Disertai Pemberitaan Injil Tidak Akan Pernah Sia-Sia

Higher, Lagu Spesial Dari HPM


Halaman :
1

Ikuti Kami