Kutai Barat Sudah Damai, Setelah Ratusan Kios Terbakar

Kutai Barat Sudah Damai, Setelah Ratusan Kios Terbakar

Papa Henokh Hizkia Immanuel Simamora Official Writer
4283

Saat ini kondisi Kutai Barat, Kalimantan Timur sudah kondusif. Walau demikian sejumlah ruas jalan di Barong Tongkok, terlihat lengang. Aktivitas perdagangan di kawasan pertokoan serta sebuah pasar tradisional di Jl Gadjah Mada pun terlihat tidak banyak aktivitas lantaran warga memilih untuk menutup usaha mereka sementara waktu.

"Sejak Sabtu (24/11/2012) pagi, sudah terlihat sepi. Tetangga saya sementara meninggalkan Kubar (Kutai Barat) sampai situasi benar-benar aman. Karena khawatir bisa meluas," kata salah seorang warga Kutai Barat, Ismail, saat dihubungi detikcom, Minggu (25/11/2012) dinihari.

Ada pun awal mula kerusuhan dan konflik di Kutai Barat ini karena adanya keributan yang terjadi pada Jumat 23 November lalu. Saat itu salah seorang warga Barong Tongkok (Aming) memaki petugas Agen Premium dan Minyak Solar (APMS), karena Aming tidak diperbolehkan membeli bensin jenis premium untuk motornya. Kesal karena dimaki spontan saat itu terjadi perdebatan yang berujung dengan pemukulan dan pengeroyokan terhadap Aming oleh petugas APMS tersebut.

Tak terima dipukul dan dikeroyok, Aming sebagai korban membawa massa dan langsung mendatangi APMS tersebut hingga merusak peralatan SPBU. Kericuhan pun terjadi.

Begitu kondisi memanas, polisi langsung melakukan pertemuan dihadiri keluarga korban, tokoh Dayak, tokoh Bugis, Presidium Dewan Adat, ormas Sepekat Tunjung Benuaq.

Dua kali pertemuan dilakukan, hasil pertemuan pertama kurang memuaskan. Namun pada pertemuan kedua, massa bisa menerima saat hasil pertemuan dibacakan di depan mereka.

"Massa meminta pertemuan diteruskan pada Sabtu yang dihadiri Bupati dan Ketua DPRD," ujar Wisnu.

Polisi, ujar Wisnu, terus berusaha mendamaikan. Tapi, banyak sekali massa yang tak bisa dikendalikan. Lalu, terjadilan pembakaran kios pada Sabtu dini hari.

Konsentrasi massa pun terjadi di beberapa titik di antaranya di APMS Benuaq. Polisi sudah berusaha meredam dengan melakukan pertemuan dan mengusahakan jalan damai.

Puncaknya adalah Minggu dini hari tadi, ada 400 kios terbakar. "Tim forensik sudah diturunkan untuk menyelidiki. Apakah penyebabnya karena dibakar atau sebab lain," katanya.

Intinya, sekarang polisi berusaha mengupayakan jalan damai, dan komunikasi terus dibangun Dan saat ini ratusan aparat keamanan Kepolisian dan TNI masih melakukan penjagaan dengan senjata lengkap di lokasi untuk menenangkan massa yang masih berkumpul di Barong Tongkok, Kutai Barat.

 

Baca Juga :

Ternyata Semua Mahluk di Bumi Perlu Sabat

Potensi Manusia Baru

Menunggu Keajaiban atau Melakukan Keajaiban?

'Super Trap' Trans TV Minta Maaf Setelah Menuai Kritikan

Nabi Nuh (Russel Crowe) Sangat Kangen Dengan Anaknya

Sumber : berbagai sumber / jp.mamora
Halaman :
1

Ikuti Kami