Menjalani Panggilan Sendiri

Menjalani Panggilan Sendiri

Budhi Marpaung Official Writer
      3001

Filipi 3:13-14

Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

 

Bacaan Alkitab Setahun :[kitab]mazmu140[/kitab]; [kitab]yohan17[/kitab] ; [kitab]hagai1-2[/kitab]


Semua anak di dunia ini suka hadiah, khususnya bila yang memberikan itu adalah orang tuanya sendiri. Mau itu mobil-mobilan seharga puluhan ribu rupiah atau pun robot-robotan senilai jutaan rupiah, mereka pasti terlihat senang mendapatkannya. Begitu pun juga halnya saya ketika kecil.

Setiap pemberian dari ayah-ibu saya selalu membuat wajah saya gembira. Namanya anak kecil, saya suka-suka saja ketika ada bungkusan kado atau barang tertentu diberikan oleh mereka bagi saya. Saya ingat setiap kali saya mendapat hadiah atau saudara saya dapatkan hadiah, orangtua saya selalu mengingatkan agar saya tidak iri dengan apa yang saudara-saudara saya dapatkan. Hal inilah yang selalu saya pegang hingga saya dewasa kini, yakni gembiralah dengan pemberian yang diberikan untuk saya dan janganlah menginginkan hadiah orang lain.     

Sudah disadari atau belum, panggilan Tuhan bagi setiap kita, orang-orang percaya, merupakan sebuah hadiah. Ini adalah anugerah spesial yang diberikan-Nya untuk masing-masing kita.

Sebagaimana halnya hadiah, panggilanNya adalah hal yang khusus bagi orang yang menerimanya. Kita tidak boleh menginginkan apa yang Tuhan sudah karuniakan kepada orang lain.

Bersukacitalah karena apa yang sudah Tuhan berikan dan pakailah itu untuk menyukakan hatiNya dan mempermuliakan nama-Nya di bumi ini.

Yang Tuhan rindukan adalah Anda menjalani panggilan Anda, dan bukannya melaksanakan panggilan orang lain

Ikuti Kami