Max Lucado : Dimanakah Tuhan Ketika Badai Sandy?

Max Lucado : Dimanakah Tuhan Ketika Badai Sandy?

PrincessPina Cahyonoputri Official Writer
3961

Terjangan badai Sandy seolah monster menakutkan untuk wilayah Amerika bagian Timur. Hingga Rabu (31/10), badai topan itu sudah menewaskan 70 orang di Amerika Serikat. Hal ini lantas melontarkan sebuah pertanyaan terpendam, “Dimanakah Tuhan saat badai datang?”

Penulis buku terlaris Max Lucado berusaha untuk menjawab pertanyaan tersebut dalam situsnya. "Apa yang kita lihat di kawasan pantai timur Amerika sama seperti apa yang para murid Yesus lihat di Laut Galilea,” tulisnya.

Sebuah perikop di Injil Matius bercerita tentang bagaimana para murid sempat berada dalam sebuah kapal ketika badai besar menghantam laut itu. Disana disampaikan bahwa Yesus sengaja menyuruh para murid-Nya untuk naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara Yesus naik ke atas lereng gunung untuk berdoa.

Di mana Yesus? "Berdoa," tulis Lucado.

“Yesus dapat melakukan intervensi atas kekuasaan yang Ia miliki. Apakah Yesus tahu tentang badai? Apakah Yesus merasakan angin kencang dan melihat petir? Tentu saja iya. Justru karena Dia mengetahui bahaya tersebut, Dia memilih untuk berdoa”.

"Dia masih melakukan hal yang sama. Dia menawarkan syafaat tak berujung untuk kita."

Lucado mengutip Roma 8:34 dan mengatakan, "Yesus berdoa bagi kita di tengah badai."

Sama seperti Yesus yang berjalan diatas air untuk menemui dan menyelamatkan para murid, Yesus juga menemui kita dalam badai. "Dia melakukan hal yang sama pada saat ini, yaitu melalui tangan para relawan. Kasih sayang dari dokter, kebaikan para tetangga, juga kemurahan hati orang-orang hanyalah sebagian kecil dari aktivitas-Nya. Tapi yang kita percayai adalah: Yesus masih berjalan dalam badai kehidupan kita,” ungkap Lucado.

Sumber : christianpost/vina
Halaman :
1

Ikuti Kami